Uncategorized

Proyek Drainase Senilai Lebih Rp9 Miliar Diduga Bermasalah, Air dan Lumpur Menggenang di Jalan Surotokunto Ampu Merah Johar

31 August 2026 Redaksi

KARAWANG. — Proyek pembangunan drainase yang dianggarkan senilai lebih dari Rp9, 9 miliar diduga tidak berjalan sesuai harapan dan bermasalah di lapangan. Jalan Surotokunto, wilayah Lampu Merah, Johar, justru tergenang air bercampur lumpur, yang diduga menunjukkan kualitas pekerjaan asal jadi dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Keluhan ini muncul dari warga setempat yang merespons hasil proyek tersebut. Meskipun nilai anggaran mencapai lebih dari Rp9 miliar, saluran drainase yang dibangun dinilai tidak mampu mengalirkan air dengan baik. Akibatnya, air bercampur lumpur tetap menggenang di badan jalan, mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan setiap kali hujan turun maupun saat kondisi normal.

Warga menduga pelaksanaan proyek ini dikerjakan secara asal jadi, tidak memperhatikan fungsi utama drainase sebagai pengendali aliran air. Padahal dengan nilai investasi yang sangat besar, masyarakat berharap saluran air tersebut mampu mengatasi masalah banjir dan genangan yang selama ini kerap terjadi di lokasi tersebut.

Hingga saat ini belum ada penjelasan resmi dari pihak pelaksana maupun instansi terkait terkait penyebab tidak berfungsinya saluran drainase tersebut. Warga berharap pihak berwenang segera turun ke lokasi, melakukan pengecekan menyeluruh, dan menindaklanjuti perbaikan agar proyek yang bernilai miliaran rupiah tersebut benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

Menurut keterangan kepala desa adiarsa timur kecamatan Karawang timur bahwa proyek drenase tidak izin ke desa.ujar kepala desa adiarsa timur

Kesimpulan proyek drenase asal jadi dan proyek tersebut pas lampu merah tidak ada tembusan untuk air mengalir kami pihak media meminta kepada bupati karawang segera meninjau proyek tersebut

KEPALA BIRO KARAWANG: SUPENDI

Bagikan Berita: Bagikan WA
Konsultasikan Artikel Ini
WA 1: 085821299762 WA 2: 085183189279