KAPOLRI BARU BIDIK NARKOBA HINGGA DEBT COLLECTOR, INI DAFTAR PRIORITASNYAJAKARTA — Cyber Tribrata Indonesia — Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi mengemban amanah sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).Dalam visi dan program kerjanya, Suyudi menegaskan sejumlah persoalan keamanan dan penegakan hukum akan menjadi perhatian. Di antaranya peredaran narkotika, judi online, penipuan digital, kejahatan siber, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), premanisme, pemerasan, kejahatan jalanan, tawuran hingga aktivitas debt collector yang meresahkan masyarakat.
Narkotika Jadi Perhatian Serius
Pemberantasan narkotika menjadi salah satu fokus penting. Suyudi memiliki pengalaman panjang dalam penanganan persoalan narkotika karena sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).
Selain penindakan terhadap jaringan narkotika, perhatian juga diarahkan pada persoalan peredaran narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan serta upaya rehabilitasi bagi pengguna.
Debt Collector dan Premanisme
Suyudi juga memasukkan premanisme, pemerasan, kejahatan jalanan, tawuran dan debt collector sebagai persoalan yang perlu mendapatkan perhatian dalam agenda penegakan hukum.
Namun, penanganan tersebut diharapkan tetap dilakukan secara profesional, berdasarkan hukum, dan mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat.
Polisi Bersama Masyarakat
Usai dilantik, Suyudi menyampaikan bahwa langkah awal kepemimpinannya mencakup konsolidasi internal, peningkatan pelayanan publik, penegakan hukum yang adil, serta memperkuat kedekatan polisi dengan masyarakat melalui program Polisi Bersama Masyarakat.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, masyarakat tentu berharap Polri semakin tegas terhadap kejahatan yang meresahkan, sekaligus semakin profesional, transparan dan humanis dalam memberikan pelayanan serta penegakan hukum.
Cyber Tribrata Indonesia
*“Media Informasi, Kontrol Sosial dan Penegakan Kebenaran.”