Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., memimpin langsung Apel Pagi yang dirangkaikan dengan Laporan Kenaikan Pangkat Pengabdian dari Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) menjadi Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) kepada Karo Log Polda Sulsel Kombes Pol. Stefenus Satake Bayu Setianto, S.I.K., M.Si.

Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Upacara Mapolda Sulsel, Senin (31/8/2026), dan diikuti Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., pengurus Bhayangkari Daerah Sulsel, para Pejabat Utama Polda Sulsel, serta personel gabungan Polda Sulawesi Selatan.

Dalam arahannya, Kapolda Sulsel menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel atas kerja keras dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polda Sulsel sehingga tetap dalam kondisi aman dan kondusif.

“Situasi kamtibmas di wilayah hukum Polda Sulawesi Selatan cukup kondusif. Kejadian-kejadian menonjol tidak kita rasakan dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat. Ini semua berkat kerja keras rekan-rekan semua,” ujar Kapolda.

Menurutnya, ke depan masih terdapat berbagai agenda nasional yang membutuhkan kesiapsiagaan seluruh jajaran. Untuk itu, Kapolda mengajak seluruh personel agar terus mempertahankan pola kerja dan langkah-langkah yang selama ini telah dilakukan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kita ke depan masih banyak agenda-agenda nasional yang akan kita laksanakan. Mari kita sama-sama terus melaksanakan upaya-upaya seperti yang sudah kita laksanakan selama ini,” ungkapnya.

Kapolda Sulsel kemudian mengingatkan seluruh personel agar apa yang telah dicapai dalam menjaga situasi kamtibmas tetap dipertahankan dan ditingkatkan. Ia menegaskan bahwa Polri harus senantiasa hadir memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman terbaik kepada masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Kapolda Sulsel juga memberikan perhatian khusus terhadap rangkaian Laporan Kenaikan Pangkat Pengabdian Karo Log Polda Sulsel Kombes Pol. Stefenus Satake Bayu Setianto, S.I.K., M.Si., yang mendapatkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi menjadi Brigjen Pol.

Kapolda menyampaikan bahwa kenaikan pangkat pengabdian tersebut merupakan sebuah pencapaian yang tidak terlepas dari perjuangan, pengorbanan, dedikasi, serta dukungan selama menjalankan tugas dan pengabdian di institusi Polri.

“Kenaikan pangkat ini bukan hanya sebuah simbol, tetapi merupakan wujud dari sebuah perjuangan dan pengabdian kepada institusi. Pengabdian yang dilakukan tentu saja dengan penuh dedikasi dan tanpa cacat,” kata Kapolda.

Ia berharap pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi sekaligus penyemangat bagi Brigjen Pol. Stefenus Satake Bayu Setianto dalam melanjutkan pengabdian, serta menjadi teladan bagi seluruh personel Polda Sulsel.

Kenaikan pangkat pengabdian tersebut diharapkan menjadi momentum untuk terus meningkatkan semangat profesionalisme, integritas, dan loyalitas dalam menjalankan tugas, sekaligus menjadi inspirasi bagi seluruh personel Polda Sulsel untuk memberikan pengabdian terbaik kepada institusi, masyarakat, bangsa, dan negara.

Nasrullah Kaperwil Sul-Sel

MCTI- TV GROUP-Polresta Tangerang – keamanan seorang pria berinisial M (31). Pria asal Kabupaten Lebak itu diamankan atas dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, Minggu (30/8/2026) mengatakan, M sempat diamankan warga di salah satu perumahan di Kecamatan Solear, usai tiba-tiba melakukan aksi pencabulan pada Jumat (28/8/2026).

“Petugas kami yang mendapat laporan langsung memindahkan pengamanan tersangka,” kata Indra Waspada.

Dari hasil pemeriksaan, terang Indra Waspada, awalnya tersangka M diduga membawa seorang anak laki-laki berusia 10 tahun. Warga setempat yang tidak mengenal M kemudian curiga. Hal itu pun dilaporkan ke orang tua anak dan perangkat lingkungan setempat.

“Orang tua korban bersama warga mencari keberadaan anak tersebut, dan akhirnya si anak ditemukan di masjid,” ujar Indra Waspada.

Korban kemudian menceritakan hal yang dialaminya. Sementara tersangka M juga berhasil diamankan warga tidak jauh dari masjid. Warga pun membawa tersangka ke salah satu pos ronda. Pada saat itu, salah satu warga sempat memeriksa ponsel tersangka lalu menemukan banyak foto anak kecil dan banyak foto tidak senonoh.

Tidak berselang lama petugas kepolisian langsung mengamankan tersangka M. Kepada penyidik, tersangka M mengaku melakukan tindak pidana pencabulan dengan memegang alat vital korban.

“Modus yang digunakan tersangka adalah memberikan uang untuk jajan sebesar Rp3 ribu,” kata Indra Waspada.

Saat ini, tersangka M sudah ditahan di Mapolresta Tanpa kepentingan untuk penyelidikan lebih lanjut. Pada kesempatan tersebut, Indra Waspada mengingatkan para orang tua dan masyarakat agar mengawasi dan menjaga anak. Serta berhati-hati jika ada orang yang mencurigakan.

MCTI- TV GROUP

PIMPINAN UMUM

ADI SAPUTRA

MCTI- GROUP -Tangetang Banten, – Aktivitas sebuah gudang yang diduga menjadi lokasi produksi oli pelumas palsu kembali menjadi sorotan di wilayah Nerogtog, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Lokasi tersebut sebelumnya pernah dilakukan penggerebekan pada 2024 karena duga’an pemalsuan produk pelumas bermerek.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Sabtu (30/8/2026), aktivitas di gudang yang berada di Gang Ambon Blok C, Kelurahan Nerogtog, masih terlihat. Informasi yang dihimpun menyebutkan, produk yang diduga dipalsukan antara lain Yamalube dan AHM Oil MPX.

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai pengawasan dan tindak lanjut penegakan hukum terhadap aktivitas yang diduga melanggar ketentuan perdagangan dan perlindungan merek. Apalagi, apabila benar terdapat produksi dan peredaran pelumas palsu, hal itu berpotensi merugikan konsumen serta pemilik merek.

Di tengah persoalan tersebut, muncul pula informasi masyarakat mengenai duga’an adanya praktik “uang koordinasi” yang disebut-sebut melibatkan oknum tertentu. Informasi itu perlu diverifikasi secara serius dan tidak boleh langsung dianggap sebagai fakta sebelum dilakukan pemeriksaan oleh aparat berwenang.

Karena itu, Polres Metro Tangerang Kota bersama Polda Metro Jaya diharapkan dapat melakukan pengecekan secara menyeluruh, termasuk legalitas tempat usaha, kegiatan produksi, asal bahan baku, produk yang dihasilkan, serta jalur distribusinya.

Jika ditemukan pelanggaran, penindakan harus dilakukan sesuai ketentuan hukum. Sebaliknya, apabila dugaan tersebut tidak terbukti, hasil pemeriksaan juga penting disampaikan secara transparan agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Kasus ini menjadi momentum bagi aparat penegak hukum untuk memastikan pengawasan berjalan profesional, transparan dan tidak tebang pilih. Publik pada akhirnya membutuhkan kepastian bahwa setiap duga’an pelanggaran hukum diperiksa berdasarkan bukti, bukan berdasarkan informasi atau kepentingan tertentu.
Nara Sumber Prof Sutan Nasomal SH MH Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia Assotion Of Yong Indonesian Advocates.

pemimpin umum media MCTI- GROUP

(ADI SAPUTRA SH)

MCTI- GROUP TV.JAKARTA – Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Bambang Soesatyo (Bamsoet), menerima penghargaan sebagai Tokoh Inspiratif Jawa Tengah 2026 yang diselenggarakan Berlian Organizer bersama Paguyuban Wartawan Jawa Tengah. Penghargaan tersebut diberikan dalam malam apresiasi yang berlangsung di Wisma Perdamaian, Semarang, Jumat malam (28/8/26), sebagai bentuk penghormatan terhadap tokoh-tokoh dari berbagai bidang yang dinilai memiliki dedikasi, prestasi, serta kontribusi bagi masyarakat. Bamsoet menjadi salah satu dari 13 tokoh penerima penghargaan yang berasal dari bidang politik, pemerintahan, hukum, pendidikan, kemaritiman, pelayanan publik, ekonomi dan bisnis, olahraga otomotif, hingga industri kreatif.

“Saya menerima penghargaan ini dengan rasa syukur sekaligus tanggung jawab yang semakin besar. Bagi saya penghargaan ini menjadi pengingat bahwa setiap amanah yang diberikan masyarakat harus dibalas dengan kerja, gagasan, dan kontribusi yang bisa dirasakan secara nyata. Jawa Tengah memiliki potensi besar dan saya ingin terus ikut mengambil bagian dalam mendorong kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakatnya,” ujar Bamsoet di Jakarta, Minggu (30/8/26).

Ketua DPR RI ke-20 dan Ketua Komisi III DPR RI ke-7 ini menilai penghargaan tersebut memiliki arti penting karena diberikan oleh kalangan pers dan masyarakat yang selama ini mengikuti perjalanan serta kiprah para tokoh di berbagai bidang. Apresiasi semacam ini harus ditempatkan sebagai bentuk penghormatan sekaligus evaluasi diri agar para penerima penghargaan tetap menjaga konsistensi dalam bekerja. Apalagi Jawa Tengah menghadapi tantangan pembangunan yang kompleks, mulai dari penguatan ekonomi daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penciptaan lapangan kerja, pengentasan kemiskinan, hingga pemerataan pembangunan antar wilayah.

“Jawa Tengah adalah salah satu provinsi penting dalam peta pembangunan nasional. Karena itu, kemajuan Jawa Tengah tidak boleh diukur hanya dari pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur atau masuknya investasi. Ukuran akhirnya adalah apakah masyarakat memperoleh pekerjaan yang layak, pendidikan yang semakin baik, pelayanan publik yang mudah, serta kesempatan ekonomi yang lebih luas. Di situlah ukuran sebenarnya dari keberhasilan pembangunan,” kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia dan Wakil Ketua Umum/Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menjelaskan, data Badan Pusat Statistik menunjukkan tingkat kemiskinan Jawa Tengah pada Maret 2026 berada di angka 9,21 persen, turun 0,18 poin persentase dibanding September 2025. Penurunan tersebut patut diapresiasi, tetapi angka kemiskinan yang masih berada di atas sembilan persen menunjukkan pekerjaan rumah pembangunan masih cukup besar. Tantangannya semakin terasa karena persoalan kemiskinan tidak berdiri sendiri, melainkan berkaitan erat dengan kualitas pekerjaan, pendidikan, produktivitas, akses modal, kesehatan, serta ketimpangan kesempatan ekonomi.

“Jawa Tengah memiliki modal sosial dan ekonomi yang kuat untuk mempercepat pembangunan. Provinsi ini memiliki basis industri manufaktur yang berkembang, kawasan pertanian yang luas, potensi pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, serta perguruan tinggi yang dapat menjadi sumber inovasi. Tantangannya adalah memastikan seluruh potensi tersebut tersambung dalam ekosistem pembangunan yang menghasilkan nilai tambah bagi masyarakat luas,” pungkas Bamsoet.

Penulis : Abubakar
Sumber

(ADI SAPUTRA SH )
MCTI- TV GROUP

MCTI- GROUP Bogor, Putra Bhayangkara id, Minggu 30 Agustus 2026 – kelurga Besar putra putri polri ( KBPP POLRI ) Sektor Rumpin Menggelar Peringatan hari ulangtahun ke 3, dengan penuh khidmat dan Semngat kebersamaan Acara dipastikan di markas sektor KBPP polri Rumpin kabupaten Bogor,

Acara ini menjadi momentum untuk Memperkuat Solidatas anatara anggota serta Sinergitas dengan instritusi polri dan masyarakat,

Rangkaiyan kegitan HUT ke 3 KBPP polri Sektor Rumpin, 1 upacara & pembacaan sejarah , 2 Pemotongan tumpeng & Do,a Bersama untuk kesalmetan Anggota dan Bangsa, 3 Sambutan ketua KBPP POLRI ,sektor Rumpin, 4 Santunan anak Yatim & Bakti sosial, 5 Hiburan & Ramah tamah antara Anggota dan tamu undangan,

Acara ini di hadiri oleh Kapolsek Rumpin Berserta jajaran ketua sektor KBPP POLRi Bogor ,Ketua Resor Bogor nining Kartini, ketua SIBHARA,OKK ,Sekertaris, serta seluruh Anggota KBPP POLRI RESOR BOGOR,

Dalam sambutan ketua KBPP POLRI RESOR BOGOR ,nining Kartini menyampaikan apresiasi setinggi -tingginya, selamat ulang tahun ke 3 untuk KBPP POLRI , sektor Rumpin, semuga di usia ke 3 ini kBPP POLRI semakin solid Semakin Bermanfaat untuk Masyarakat dan terus menjadi garda terdepan dalam Membantu tugas polri serta Menjaga NKRI,

Kapolsek Rumpin mengapresiasi peran KBPP PORI, ‘ KBPP POLRi adalah mitra strategis polri, terimakasih atas dukungan dan pengabdian Selma ini,mari terus kita Jaga sinergitas untuk Rumpin yang aman dan kondusif,

Ketua KBPP POLRI sektor Rumpin dalam sambutannya Menegaskan Komitmen organisasi, Di usia ke -3 ini kami Berkomitmen untuk terus Berkarya Berbakti kepada masyarakat dan mendukung penuh pelorgaram pergram polri,Bersama kita Kuwat Bersama kita Hebat,

Reporter Haerudin Bogor

(ADI SAPUTRA SH)

MCTI- GROUP -Mamberamo Tengah – Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas menjaga keamanan, tetapi juga melalui pendekatan keagamaan dan silaturahmi. Hal tersebut ditunjukkan Wakapolres Mamberamo Tengah Kompol Daniel Pangala, S.H., M.H., bersama Ibu Wakapolres Yuliana Mery Lasut Pangala, saat menghadiri ibadah bersama Jemaat Gereja Katolik St. Yusuf Kobakma, Kabupaten Mamberamo Tengah, Minggu (30/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.10 WIT hingga 12.00 WIT tersebut bertempat di Gereja Katolik St. Yusuf, Jalan Warabuke, Desa Seralema, Distrik Kobakma, dan diikuti sekitar 100 jemaat. Ibadah dipimpin oleh Majelis/Pengantar Bapak Yanuarius Marian.

Suasana ibadah berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Kehadiran Wakapolres bersama Ibu Wakapolres mendapat sambutan hangat dari seluruh jemaat. Di sela-sela ibadah, Wakapolres diberikan kesempatan untuk memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres mengajak seluruh jemaat untuk terus menjaga persaudaraan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta bersama-sama menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.

“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian di lingkungan kita. Polri tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Sinergi dan komunikasi yang baik menjadi kunci terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif,” pesan Wakapolres.

Setelah ibadah selesai, kebersamaan berlanjut melalui ramah tamah dan makan bersama. Wakapolres dan Ibu Wakapolres berbaur langsung dengan jemaat, membangun komunikasi dalam suasana penuh keakraban tanpa sekat.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap pelayanan gereja, Wakapolres Mamberamo Tengah juga memberikan bantuan berupa uang kepada ibu-ibu jemaat untuk menunjang kegiatan pelayanan dan kerohanian.

Bagi Polres Mamberamo Tengah, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda keagamaan, melainkan bagian dari upaya membangun hubungan emosional dan kemitraan yang kuat dengan masyarakat.

Melalui kegiatan keagamaan, sosial, dan silaturahmi, Polri terus berupaya menghadirkan sosok polisi yang dekat, peduli, dan responsif terhadap masyarakat. Hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam menjaga keamanan dan kedamaian di Kabupaten Mamberamo Tengah.

Kehadiran Wakapolres bersama Ibu Wakapolres pun mendapat respons positif dari jemaat. Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa komunikasi yang dibangun secara langsung mampu memperkuat kepercayaan dan kebersamaan antara Polri dan masyarakat.

Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk membangun persaudaraan, mendengar masyarakat, dan tumbuh bersama masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, lancar, dan kondusif.

(ADI SAPUTRA SH)

Kaltim-MCTI TV -GROUP.
Berau – Menghadapi kondisi musim kemarau yang semakin panjang dan berdampak pada ketersediaan air bersih serta meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Pemerintah Kabupaten Berau bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan masyarakat menggelar Salat Istisqa, Minggu (30/8/2026) pagi.

Salat sunah yang menjadi bentuk ikhtiar dan doa memohon turunnya hujan tersebut berlangsung di Lapangan Graha Pemuda, Jalan Mangga I, Kelurahan Tanjung Redeb, Kecamatan Tanjung Redeb. Sekitar 500 jamaah dari berbagai unsur mengikuti kegiatan dengan penuh kekhusyukan.

Sejak pukul 08.00 WITA, lapangan telah dipenuhi jamaah yang berasal dari unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, pelajar, serta masyarakat. Pelaksanaan Salat Istisqa terdiri dari dua rakaat dengan Ustaz Burhanuddin Harahap sebagai imam. Sementara itu, khotbah disampaikan oleh Ustaz Jamiruddin.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut Surat Undangan Bupati Berau Nomor 400/276/Kesra/VIII/2026. Salat Istisqa menjadi salah satu bentuk ikhtiar spiritual pemerintah bersama masyarakat untuk memohon kepada Allah SWT agar Kabupaten Berau segera mendapatkan curah hujan yang cukup dan membawa manfaat bagi kehidupan masyarakat.

Sejumlah pejabat turut hadir dan mengikuti salat bersama masyarakat. Di antaranya Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, Wakil Bupati Berau Gamalis, Dandim 0902/BRU Letkol Inf Muhammad Faisal Idris, Sekda Berau Muhammad Said, Ketua MUI Berau Syarifuddin Israil, Kepala Kemenag Berau Kabul Budino, Kapolsek Tanjung Redeb AKP Amin Maulani, serta jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Berau dan perwira Polres Berau.

Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto mengatakan, keterlibatan kepolisian dalam pelaksanaan Salat Istisqa merupakan bagian dari sinergi bersama pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, dan masyarakat dalam menghadapi dampak musim kemarau.

Menurutnya, kondisi cuaca yang panas dan kering berpotensi menimbulkan berbagai persoalan, mulai dari keterbatasan air bersih hingga meningkatnya ancaman karhutla. Karena itu, upaya penanganan tidak hanya dilakukan melalui kesiapsiagaan dan langkah pencegahan di lapangan, tetapi juga diiringi dengan ikhtiar spiritual melalui doa bersama.

“Kondisi cuaca di Kabupaten Berau saat ini sangat panas dan kering, yang tidak hanya berdampak pada berkurangnya pasokan air tetapi juga meningkatkan risiko bahaya karhutla. Selain memaksimalkan kesiapsiagaan personel di lapangan dalam pencegahan dan penanggulangan bencana, kita imbangi dengan doa bersama memohon agar Allah SWT melimpahkan berkah berupa hujan yang bermanfaat,” ujar AKBP Ridho Tri Putranto.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan penjelasan mengenai tata cara Salat Istisqa. Jamaah kemudian melaksanakan salat berjamaah, dilanjutkan dengan khotbah yang mengajak seluruh umat untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak istighfar, melakukan introspeksi diri, serta memohon ampunan kepada Allah SWT.

Rangkaian Salat Istisqa kemudian ditutup dengan doa bersama. Melalui kegiatan tersebut, seluruh jamaah berharap hujan segera turun di wilayah Kabupaten Berau sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat sekaligus mengurangi potensi terjadinya karhutla akibat kondisi lahan yang kering.

Humas Polda Kaltim / 4bay

(BUDI ) MCTI- GROUP

Kaltim-MCTI -,Tv GROUP
Kutim – Ditbinmas Polda Kaltim menggelar sosialisasi Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Perpol) Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa dan implementasinya, di Orchid Meeting Room Q Hotel, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Minggu (30/8/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Direktur Binmas Polda Kaltim Kombes Pol. Arman, S.I.K., M.Si., serta dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kutai Timur dan Ketua DPC Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) Kabupaten Kutai Timur.

Dalam kegiatan itu, Ditbinmas Polda Kaltim menekankan pentingnya pemahaman dan penerapan Perpol Nomor 4 Tahun 2020 sebagai landasan dalam meningkatkan profesionalisme satuan pengamanan (Satpam) di berbagai lingkungan kerja.

Dirbinmas Polda Kaltim Kombes Pol. Arman mengatakan, diterbitkannya Perpol Nomor 4 Tahun 2020 merupakan salah satu bentuk komitmen Polri dalam memuliakan profesi Satpam sekaligus memperkuat perannya dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurutnya, Satpam tidak lagi dipandang sekadar sebagai petugas penjaga pintu masuk atau aset perusahaan. Satpam merupakan pengemban fungsi kepolisian terbatas yang dalam pelaksanaan tugasnya dituntut memiliki legalitas, kompetensi sesuai standar nasional, serta integritas yang tinggi.

“Satpam bukan sekadar penjaga gerbang, tetapi merupakan bagian dari pengemban fungsi kepolisian terbatas. Karena itu, aspek legalitas, kompetensi dan integritas harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Dalam sosialisasi tersebut, Dirbinmas juga menyoroti pentingnya pemenuhan legalitas dan standarisasi kompetensi bagi seluruh personel Satpam. Setiap anggota diwajibkan memiliki registrasi, Kartu Tanda Anggota (KTA) yang masih aktif serta mengikuti dan dinyatakan lulus dalam pelatihan sesuai jenjang kompetensi yang dipersyaratkan.

Kombes Arman menegaskan, personel Satpam yang bertugas tanpa kualifikasi resmi tidak dapat lagi ditoleransi. Hal tersebut dinilai penting untuk memastikan setiap petugas yang menjalankan fungsi pengamanan benar-benar memiliki kemampuan dan pengetahuan yang memadai.

Selain itu, Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) juga diminta mengambil peran aktif dalam menciptakan tata kelola pengamanan yang profesional. BUJP harus memastikan kepatuhan terhadap perizinan operasional serta melakukan peningkatan pembinaan teknis maupun kemampuan fisik bagi para personel Satpam secara berkelanjutan.

Ditbinmas Polda Kaltim juga mengimbau seluruh perusahaan pengguna jasa Satpam agar selektif dalam memilih mitra pengamanan. Perusahaan diharapkan hanya menggunakan jasa BUJP yang memiliki legalitas dan perizinan resmi serta mendukung peningkatan kualifikasi dan kompetensi personel Satpam yang ditempatkan di lingkungan kerjanya.

“Pengguna jasa memiliki tanggung jawab untuk memastikan tenaga pengamanan yang digunakan berasal dari BUJP yang legal dan memenuhi ketentuan. Kompetensi personel juga harus menjadi perhatian, bukan hanya kebutuhan tenaga pengamanan semata,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, BUJP dan perusahaan pengguna jasa turut menjadi perhatian. Kehadiran Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kutai Timur dinilai menjadi bagian penting dalam memastikan profesi Satpam tidak hanya dituntut profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga mendapatkan perlindungan terhadap hak-hak ketenagakerjaannya.

Perlindungan tersebut mencakup pemenuhan hak normatif, upah yang layak, jaminan sosial ketenagakerjaan hingga aspek keselamatan dan kesehatan kerja.

Dengan adanya sosialisasi ini, Ditbinmas Polda Kaltim berharap seluruh pemangku kepentingan memiliki pemahaman yang sama terhadap implementasi Perpol Nomor 4 Tahun 2020, sehingga penyelenggaraan pengamanan swakarsa di wilayah Kalimantan Timur dapat berjalan semakin tertib, profesional dan sesuai ketentuan.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Polri dalam membangun ekosistem pengamanan swakarsa yang berkualitas, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap profesi Satpam sebagai salah satu unsur pendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.

Humas Polda Kaltim m 4bay

(BUDI ) -MCTI GROUP

MCTI- GROUP _PASURUAN – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si. secara resmi membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bhayangkara Sprint Rally 2026 Putaran ke-3 di Sirkuit Horse Racing Ki Ageng Astro Joyo, Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (29/8/2026).

Ajang otomotif berskala nasional tersebut diikuti sekitar 100 pembalap yang terbagi dalam 15 kelas kompetisi dan berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto mengatakan, kepercayaan kepada Jawa Timur sebagai tuan rumah Kejurnas Bhayangkara Sprint Rally 2026 Putaran ke-3 merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah.

Menurut Irjen Nanang, kejuaraan tersebut bukan sekadar kompetisi untuk menguji kemampuan dan ketangkasan para pembalap, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun sportivitas, disiplin dan budaya keselamatan.

“Para pembalap yang hadir dari berbagai daerah membawa semangat kompetisi dan sportivitas. Saya berharap seluruh peserta dapat memberikan kemampuan terbaiknya dengan tetap menjunjung tinggi fair play dan mengutamakan keselamatan,” ujar Irjen Nanang.

Kapolda Jatim mengatakan, penyelenggaraan Kejurnas Bhayangkara Sprint Rally juga diharapkan memberikan multiplier effect bagi masyarakat dan perekonomian daerah.

Kehadiran peserta, tim, ofisial maupun masyarakat yang menyaksikan kejuaraan turut mendorong aktivitas sektor perhotelan, pelaku UMKM, kuliner serta pariwisata di Pasuruan dan sekitarnya.

“Event olahraga seperti ini kita harapkan tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat serta ikut menggerakkan perekonomian daerah,” kata Irjen Nanang.

Lebih lanjut, Kapolda Jatim berharap Kejurnas Bhayangkara Sprint Rally dapat semakin memperkuat sinergi positif antara Polri, komunitas otomotif, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.

Momentum tersebut juga diharapkan menjadi sarana untuk terus menggelorakan budaya tertib dan keselamatan berlalu lintas, khususnya kepada komunitas otomotif dan generasi muda.

“Kepada seluruh peserta, saya ucapkan selamat bertanding. Junjung tinggi fair play, utamakan keselamatan, dan jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas,” tegasnya.

Irjen Nanang mengingatkan bahwa kemampuan dan keberanian seorang pembalap harus ditempatkan pada ruang yang tepat, yakni di arena kompetisi, bukan di jalan raya.

“Pembalap sejati adalah mereka yang tangguh dan kencang di sirkuit, namun tetap patuh, santun dan taat aturan saat berada di jalan raya,” pungkas Kapolda Jatim. (*)

(BUDI MCTI-)

ACEH MCTI- GROUP Singkil Nanggroe Aceh Darussalan, Sebagai Dewan Pakar sekaligus Ketua Advokasi Hukum PD PGRI Kab Aceh Singkil Ptofesor Sutan Nasomal SH MH dalam ajang sisen kegiatan Konferensi Kerja PD PGRI Aceh Singkil sepakat bersama sama.

pengurus satu hati dan dan perusahaan keinginan yang sama dari dalam lubuk hati yang dalam seluruh pengurus komponen pengurus akan berjuang bersama sama memajukan organisasi profesi Guru dan mengupayakan meningkatkan pengetahuan wawasan dan status pendidikan maupun kesejahteraan dan sekaligus berkeinginan PD PGRI Aceh Singkil Barometer iKON organisasi profesi Guru khususnya PGRI Provinsi Nanggroeaceh Darussalam “, ujar Profesor Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom
Yang juga dipercaya menjadi Dewan Pakar dan Ketua Advokasi Hukum PGRI Aceh Singkil menjawab pertanyaan sejumlah pemimpin redaksi Media cetak onlen dikantornya Markas Pusat Perkumpulan Advokat Muda Indonesia Assotion Of Young Indonesian Advicates dibilangan Cijantung Jakarta 29/8/2026 via telpon selulernya.
Tujuh (7) Agenda Strategis Hasil Konferensi Kerja
Dalam Konferensi Kerja tersebut, disepakati sejumlah agenda strategis sebagai arah program organisasi PGRI Kabupaten Aceh Singkil ke depan, yaitu:

1.Pembentukan Pengurus Baru PGRI Cabang Kecamatan se-Kabupaten Aceh Singkil, yang dilaksanakan mulai 29 Agustus hingga 5 September 2026.

2.Penetapan pelaksanaan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2026, yang akan dilaksanakan pada 25 November 2026 di Kecamatan Singkil, sebagai ibu kota Kabupaten Aceh Singkil.

3.Penguatan program advokasi dan pendampingan hukum melalui LBH PGRI Aceh Singkil, sebagai bentuk perlindungan dan pendampingan bagi anggota PGRI. Program advokasi hukum tersebut berada di bawah koordinasi Prof. Dr. K.H. Sutan Nasomal, S.H., M.H., LL.B., LL.M., Ph.D., Pakar Hukum Internasional sekaligus Dewan Pakar PGRI Kabupaten Aceh Singkil.

4.Pendataan seluruh pengurus dan anggota PGRI Aceh Singkil serta penerapan Kartu Digitalisasi Elektronik Guru se-Kabupaten Aceh Singkil, sebagai bagian dari modernisasi dan penguatan layanan organisasi.

5.Pendataan anggota PGRI yang belum menyelesaikan pendidikan S1 serta anggota yang berminat melanjutkan pendidikan ke jenjang S2, sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi dan kualitas sumber daya manusia guru.

6.Penguatan kegiatan sosial dan kemanusiaan, khususnya dalam membantu anggota dan keluarga besar PGRI yang mengalami kemalangan, bencana alam, musibah, maupun kondisi sosial lainnya.

7.Mendirikan Koperasi Guru Aceh Singkil
diharapkan menjadi wadah kebersamaan dan kemandirian ekonomi para guru, dengan manfaat:
a.Meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi anggota.
b.Menyediakan layanan simpan pinjam yang mudah dan terpercaya.
c.Membuka peluang usaha bersama yang produktif.
d.Membangun budaya gotong royong dan solidaritas antar-guru.
e.Memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi anggota dan keluarga.

InsyaAllah Menuju PGRI yang Solid, Profesional dan Berdaya
Konferensi Kerja PGRI Kabupaten Aceh Singkil Tahun 2026 diharapkan tidak berhenti pada forum musyawarah semata, tetapi mampu melahirkan langkah nyata dan program yang memberikan manfaat langsung bagi guru, anggota organisasi, serta kemajuan dunia pendidikan.
Seluruh jajaran PGRI Kabupaten Aceh Singkil diharapkan mampu menjalankan hasil konferensi dengan penuh tanggung jawab, kebersamaan, dan semangat pengabdian.
Dengan semangat solidaritas, profesionalisme, dan kolaborasi, PGRI Aceh Singkil berkomitmen untuk terus hadir sebagai organisasi profesi yang kuat, bermartabat, dan bermanfaat dalam meningkatkan kualitas guru serta memajukan pendidikan di Kabupaten Aceh Singkil.

Hidup Guru! Hidup PyGRI! Solidaritas!

(ADI SAPUTRA SH)

WA 1: 085821299762 WA 2: 085183189279