MCTI- TV GROUP-SEMARANG – Unit V Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di depan Alfamart Jalan Sarwo Edi Wibowo, Kelurahan Plamongansari, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.

Kejadian berlangsung pada Senin (24/8/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Korban mengalami kerugian berupa uang tunai senilai Rp1 juta dan satu unit sepeda motor Suzuki Satria FU. Selain kehilangan harta benda, korban juga mengalami luka memar pada bagian kepala akibat kekerasan yang dilakukan para pelaku.

Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang AKP Dwi Yudi Setiawan mengatakan, perkara tersebut bermula ketika korban berkenalan dengan seseorang melalui aplikasi Tinder. Dalam komunikasi tersebut, korban kemudian berkomunikasi melalui WhatsApp dan diajak bertemu di sekitar lokasi kejadian.

“Korban awalnya berkomunikasi melalui aplikasi Tinder dengan seseorang yang mengaku sebagai perempuan. Setelah komunikasi berlanjut melalui WhatsApp, korban kemudian diajak bertemu. Namun, saat tiba di lokasi, korban justru ditemui oleh seorang laki-laki yang mengaku sebagai suami dari perempuan tersebut,” ujar AKP Yudi.

Menurutnya, pertemuan tersebut kemudian berkembang menjadi pertengkaran. Korban dipukul menggunakan tangan kosong dengan alasan telah mengganggu istri salah satu pelaku melalui aplikasi Tinder.

Situasi kemudian semakin meningkat ketika korban dipaksa menyerahkan uang dengan ancaman menggunakan benda berbahan pipa plastik yang dipipihkan dan dibentuk menyerupai celurit. Karena merasa terancam, korban akhirnya mentransfer uang sebesar Rp1 juta kepada salah satu pelaku.

“Setelah mendapatkan uang, para pelaku juga memaksa korban meninggalkan sepeda motornya. Atas kejadian tersebut, korban kemudian melaporkan peristiwa yang dialaminya kepada kepolisian,” jelas AKP Yudi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit V Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang melakukan serangkaian penyelidikan dengan mengumpulkan informasi dan menelusuri keberadaan para pelaku.

Hasilnya, pada Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 00.40 WIB, petugas berhasil mengamankan tiga orang yang diduga terlibat, masing-masing berinisial SDI (30), GMA (29), dan YFZ (35), di sebuah warung angkringan di wilayah Kelurahan Batursari, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.

Dari tangan para pelaku, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor Suzuki Satria FU beserta kunci dan STNK milik korban, bukti transfer uang sebesar Rp1 juta, satu unit telepon seluler milik pelaku, benda berbahan pipa plastik yang dipipihkan menyerupai celurit, serta kartu berobat rumah sakit.

AKP Yudi menegaskan, penyidik masih mendalami perkara tersebut untuk memastikan seluruh rangkaian kejadian dan peran masing-masing pihak.

“Penanganan perkara ini tetap kami lakukan sesuai prosedur penyidikan. Para tersangka dan saksi masih diperiksa, barang bukti telah diamankan, dan kami juga melengkapi administrasi penyidikan untuk proses hukum selanjutnya,” katanya.

Atas perbuatannya, para tersangka diproses dengan sangkaan Pasal 479 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan.

Polisi juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati ketika berkenalan atau membuat janji bertemu dengan orang yang baru dikenal melalui media sosial maupun aplikasi kencan. Masyarakat diimbau memilih lokasi pertemuan yang aman dan ramai serta segera meminta bantuan kepolisian apabila menghadapi ancaman, pemerasan, maupun kekerasan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada ketika berinteraksi dengan orang yang baru dikenal melalui media sosial. Jangan mudah percaya dan jangan ragu melapor apabila mengalami ancaman atau tindak pidana. Polrestabes Semarang akan terus memberikan respons dan penanganan secara profesional terhadap setiap laporan masyarakat,” pungkas AKP Yudi.

MCTI- GROUP

(ADI SPUTRA) PEMIMPIN UMUM

MCTI-Group Bekasi, Jawa Barat — KH. Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.E., S.H., M.H., Ph.D., selaku penanggung jawab sekaligus pengacara media, menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi kepada Media Cyber Tribrata

Indonesia (MCTI).
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Sutan Nasomal menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap keberadaan Media Cyber Tribrata Indonesia sebagai salah satu media yang diharapkan mampu terus memberikan informasi kepada masyarakat secara profesional, akurat, faktual, dan berimbang.
Media Cyber Tribrata Indonesia didirikan oleh almarhum H. Joni Lubis, bersama Chintya Ajie Palupi, S.H., M.H., serta Adi Saputra, S.H. selaku Pimpinan Umum. Kehadiran MCTI diharapkan dapat menjadi bagian dari mitra masyarakat dan Mitra Polri dalam menyampaikan informasi yang benar, edukatif, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Sementara itu, Chintya Ajie Palupi, S.H., M.H., selaku Pemimpin Redaksi MCTI-Tribrata Indonesia, diharapkan terus membawa media ini menuju arah yang semakin profesional dan terpercaya.

“Semoga Media Cyber Tribrata Indonesia semakin maju, berkembang, kuat, dan menjadi media yang akurat, faktual, serta berimbang. Tetap berani menyuarakan kebenaran dan keadilan, menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, serta selalu mengedepankan kepentingan masyarakat,” demikian harapan yang disampaikan.

Media bukan hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mencerdaskan kehidupan masyarakat. Karena itu, independensi,

profesionalitas, integritas, dan keberanian dalam menyampaikan fakta menjadi landasan penting bagi MCTI dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Selamat Hari Jadi Media Cyber Tribrata Indonesia.
Semoga semakin sukses, semakin dipercaya masyarakat, dan terus menjadi media yang kuat, akurat, faktual, berimbang, serta tegas demi tegaknya keadilan dan kebenaran.
Terus berkarya, terus mengabdi, dan terus menjadi suara masyarakat.
MCTI-Group Bekasi, Jawa Barat
KH. Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.E., S.H., M.H., Ph.D.
Penanggung Jawab & Pengacara Media

Team Redaksi

MCTI- GROUP -Jakarta — Perdebatan mengenai hubungan kerja sama antara pemerintah dan media kembali menjadi perhatian publik. Di tengah sorotan terhadap pernyataan Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, , yang dikaitkan dengan ancaman pemutusan kerja sama terhadap media yang dinilai terlalu banyak memberitakan sisi negatif pemerintah, pakar komunikasi hukum internasional dan ekonomi, Profesor Sutan Nasomal SH MH, angkat bicara.
Profesor Sutan Nasomal SH MH secara gamblang
menegaskan, fungsi utama media dalam kehidupan demokrasi sudah sangat jelas, yakni memberikan informasi sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial. Karena itu, kritik terhadap pemerintah tidak semestinya langsung dipandang sebagai bentuk permusuhan.

“Harus diakui berbagai pihak bahwa peranan media, baik cetak maupun online, sejak zaman Orde Lama, Orde Baru hingga sekarang di era digital sudah baku. Fungsi media sebagai kontrol sosial tidak akan lekang oleh waktu,” ujar Prof Sutan Nasomal SH MH, kepada sejumlah pemimpin redaksi media cetak dan online melalui sambungan telepon seluler dari kantornya di kawasan Cijantung, Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Menurutnya, media tidak mungkin hanya menyajikan pemberitaan yang menyenangkan pemerintah. Pers juga memiliki tanggung jawab mengangkat persoalan, kritik, pelayanan publik, kebijakan, maupun berbagai masalah yang menyangkut kepentingan masyarakat.

Namun demikian,Prof Sutan Nasomal SH MH, juga memahami bahwa media merupakan sebuah industri yang membutuhkan biaya operasional agar tetap bertahan.

“Media juga perlu hidup. Kalau hanya memuat berita kasus atau berita negatif terus-menerus, tentu media tidak akan hidup lama. Karena itu, dalam praktiknya media juga menempuh berbagai upaya untuk menjaga keberlangsungan perusahaan, mulai dari iklan, sponsor, ucapan hari besar hingga kerja sama dengan berbagai pihak,” katanya.

Ia menilai, kerja sama antara pemerintah dan perusahaan media pada dasarnya merupakan hal yang wajar selama ditempatkan dalam koridor profesional dan tidak menghilangkan independensi pers.

“Kerja sama itu seharusnya saling menguntungkan. Pemerintah membutuhkan media untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat, sementara media membutuhkan kerja sama komersial untuk menopang operasional. Tetapi kerja sama jangan kemudian dimaknai bahwa media harus kehilangan fungsi kontrol sosialnya,” tegasnya.
Profesor Sutan Nasomal SH MH sekaligus juga
mengingatkan, pemerintah dan media sejatinya memiliki kepentingan yang sama dalam memberikan informasi yang benar kepada masyarakat. Ketika terdapat pemberitaan yang dianggap keliru atau merugikan pemerintah, mekanisme yang semestinya ditempuh adalah memberikan klarifikasi, hak jawab, maupun data pembanding.

“Kalau ada pemberitaan yang dianggap negatif atau tidak sesuai fakta, jawab dengan data dan klarifikasi. Jangan kritik dibalas dengan ancaman penghentian kerja sama,” ujarnya.

Kemitraan Jangan Berubah Menjadi Ketergantungan

Lebih jauh,Prof Sutan Sutan Nasomal SH MH menilai hubungan pemerintah dengan media harus dibangun sebagai kemitraan, bukan hubungan yang membuat salah satu pihak berada dalam posisi tergantung.

Menurutnya, media harus tetap memiliki ruang untuk mengkritisi kebijakan pemerintah ketika ditemukan persoalan di lapangan. Sebaliknya, pemerintah juga memiliki hak untuk memberikan penjelasan kepada publik.

“Pemerintah bukan objek yang harus selalu dipuji, begitu juga media bukan corong pemerintah. Keduanya mempunyai peran masing-masing. Pemerintah menjalankan pelayanan dan kebijakan publik, sementara media menyampaikan informasi dan melakukan kontrol sosial,” katanya.

Ia menambahkan, jika kerja sama komersial digunakan sebagai instrumen untuk memengaruhi isi pemberitaan, kondisi tersebut justru dapat menimbulkan persoalan yang lebih besar terhadap kepercayaan publik.

“Jangan sampai muncul persepsi bahwa media yang kritis akan diputus kerja samanya, sedangkan media yang memberitakan hal-hal positif akan dipertahankan. Ini yang harus dihindari,” tegasnya.

Publik Berhak Mendapat Informasi Berimbang
Profesor Sutan Nasomal SH MH
juga mengingatkan bahwa masyarakat merupakan pihak yang paling berkepentingan dalam hubungan antara pemerintah dan media.

Menurutnya, publik membutuhkan pemberitaan yang berimbang, termasuk ketika terdapat keberhasilan pemerintah maupun ketika muncul persoalan yang harus dikritisi.

Karena itu, ia berharap polemik mengenai hubungan kerja sama media dan pemerintah di Batam tidak berkembang menjadi konflik antara pemerintah dengan insan pers.

“Kalau ada perbedaan pandangan, duduk bersama. Media berikan ruang hak jawab, pemerintah berikan data dan klarifikasi. Dengan begitu masyarakat mendapatkan informasi yang lengkap,” ujarnya.

Polemik tersebut kini menjadi perhatian insan pers. Publik pun menunggu penjelasan lebih lanjut mengenai konteks pernyataan Li Claudia serta bagaimana BP Batam memandang hubungan kemitraan dengan media dalam menjalankan fungsi informasi dan kontrol sosial.

Bagi Profesor Sutan Nasomal SH MH, kerja sama boleh berjalan, kepentingan bisnis boleh bertemu, tetapi independensi pers dan fungsi kontrol sosial harus tetap menjadi batas yang tidak boleh dihilangkan.
Nara Sumber Prof Dr Sutan Nasomal SH MH Tokoh Pers Dunia Pakar Hukum Internasional, Ekonom Presiden Partai Oposisi Merdeka Jenderal Kompii Pendiri Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS Rektor Univ STIA STIH Pronass Ketua Umum YPLBH Profesor Sutan Nasomal SH MH Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia Assotion Of Young Indonesian Advocates

(Adi Chintya )

MCTI -TV GROUP . BERITA NASIONAL

MCTI- GROUP-Jakarta – Tuntutan massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) dan Aliansi Rakyat Indonesia Bersatu (ARIB) terkait percepatan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset berujung pada pernyataan tegas dari pimpinan DPR RI.

Dalam audiensi yang berlangsung di Ruang Abdul Muis, Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026), Supriyono alias Botok Koordinator AMPB, meminta pimpinan DPR memberikan kepastian mengenai target pengesahan RUU tersebut.

Botok menegaskan, pihaknya tidak ingin janji pengesahan hanya berhenti sebagai pernyataan tanpa konsekuensi.

Ia meminta hasil audiensi dituangkan dalam berita acara yang memuat batas waktu secara jelas.

“Kita sudah mengikuti paripurna terkait pembahasan RUU Perampasan Aset. Sekilas saya mendengar bahwa RUU tersebut akan diselesaikan atau disahkan maksimal bulan Desember,” kata Botok.

Ia kemudian meminta agar kesepakatan tersebut dituangkan secara tertulis sehingga memiliki batas waktu yang tegas.

“Kami minta berita acara audiensi terkait pengesahan RUU Perampasan Aset itu, kami minta tanggalnya jadi jelas. Setelah muncul batas akhir pengesahan RUU tersebut, misalnya sampai tanggal tersebut tidak terealisasi, mundur lagi dengan alasan ABCDEFG, kita minta konsekuensi tanggung jawab panjenengan semua,” tegasnya.

Botok bahkan meminta pimpinan DPR mempertanggungjawabkan komitmen tersebut apabila target pengesahan tidak terpenuhi.

“Seperti contoh, siap mengundurkan diri pimpinan DPR, Pak Dasco, Pak Cucun, Pak Saan, jika berita acara tersebut, kesepakatan tersebut tidak terealisasi,” ujarnya.

Menanggapi tuntutan tersebut, Sufmi Dasco Ahmad Wakil Ketua DPR RI menyampaikan hasil audiensi dengan massa.

Dasco menyatakan pimpinan DPR telah menyampaikan komitmen bahwa RUU Perampasan Aset akan disahkan paling lambat 15 Desember 2026.

“Alhamdulillah, hasil dari audiensi dengan pimpinan DPR RI sudah di… pimpinan DPR RI menyatakan Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset Koruptor disahkan maksimal 15 Desember,” kata Dasco.

Pernyataan Dasco kemudian menjadi sorotan ketika ia menyampaikan konsekuensi apabila target tersebut tidak tercapai.

“Kalau sampai 15 Desember 2026 tidak disahkan, pimpinan DPR beserta jajaran siap mengundurkan diri dari pimpinan ataupun anggota DPR. Terima kasih,” tegas Dasco.

            <

(ADI SAPUTRA SH)

LUWU — MCTI- GROUP-Suasana penuh kebersamaan dan rasa syukur mewarnai pelaksanaan Pesta Syukuran dan Pesta Panen Desa Binturu, Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu, yang dirangkaikan dengan pertandingan olahraga sepak bola dan bola voli, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Dusun Binturu tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, S.H., dan dihadiri Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si., bersama sejumlah pejabat pemerintah daerah, unsur kepolisian, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta warga Desa Binturu.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Luwu Muh. Dhevy Bijak Pawindu menyampaikan salam hormat dari Bupati Luwu yang berhalangan hadir karena sedang menjalankan tugas di Jakarta.

“Salam hormat dari Bapak Bupati Luwu kepada seluruh masyarakat Desa Binturu. Beliau belum sempat hadir karena sedang melaksanakan tugas di Jakarta,” ujar Wakil Bupati.

Dirinya mengatakan, kehadirannya di Desa Binturu bukan hanya untuk membuka kegiatan, tetapi sekaligus melihat secara langsung kondisi masyarakat serta mendengarkan harapan dan aspirasi warga terkait pembangunan desa.

“Saya hadir sekaligus untuk meninjau dan mendengar langsung harapan masyarakat, apa yang menjadi kebutuhan dan harapan untuk membangun Desa Binturu ke depan,” tuturnya.

Menurutnya, pesta panen merupakan bagian dari tradisi masyarakat yang memiliki nilai penting dalam mempererat hubungan sosial sekaligus menjadi momentum untuk menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan.

Sementara itu, Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo mengapresiasi pelaksanaan Pesta Panen Desa Binturu yang dikemas bersama kegiatan olahraga.

“Kegiatan seperti ini bukan hanya menjadi ungkapan rasa syukur atas hasil panen, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan dan menumbuhkan semangat sportivitas di tengah masyarakat,” kata Kapolres Luwu.

Kapolres juga mengajak seluruh peserta dan masyarakat yang hadir untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, pemain maupun suporter, untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga suasana tetap aman serta kondusif. Menang dan kalah merupakan bagian dari pertandingan, tetapi persaudaraan dan kebersamaan harus tetap kita jaga,” tegasnya.

Pesta Syukuran dan Pesta Panen Desa Binturu dijadwalkan berlangsung mulai 26 Agustus hingga 12 September 2026. Selain menjadi momentum ungkapan rasa syukur masyarakat atas hasil pertanian, kegiatan tersebut juga menjadi wadah pengembangan potensi generasi muda melalui olahraga.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Anggota DPR RI Fraksi NasDem Ir. Basaruddin, Kasat Binmas Polres Luwu AKP Petrus Sandalle, Kapolsek Larompong AKP Hasdin, S.Sos., M.H., Camat Larompong Masdin, S.IP., M.M., Askab PSSI Kabupaten Luwu Parambung, Kepala Puskesmas Larompong Hj. Nurhaeni Rammani, S.Si., Kepala Desa Binturu Udin, serta tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.

Polres Luwu melalui jajaran Polsek Larompong turut melakukan pemantauan terhadap rangkaian kegiatan guna memastikan seluruh pelaksanaan berjalan aman, tertib dan kondusif.

Pesta Panen Desa Binturu pun menjadi gambaran sederhana tentang bagaimana tradisi, olahraga dan kebersamaan dapat berjalan beriringan, menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk bersyukur, bersilaturahmi, sekaligus menumbuhkan semangat membangun desa bersama.

Nasrullah Kaperwil Sul-Sel

SETU, BEKASI –MCTI GROUP- Kapolsek Setu AKP Usep Aramsyah, S.H., M.H. melaksanakan kegiatan Police Go To School di SMK Binatama Setu, Kampung Cigebang, Desa Cibening, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.30 WIB tersebut diikuti jajaran Polsek Setu, dewan guru, serta para siswa dan siswi SMK Binatama Setu. Dalam kesempatan itu, Kapolsek Setu juga memberikan ucapan selamat kepada para siswa sebagai bagian dari upaya membangun kedekatan antara kepolisian dengan lingkungan sekolah.

Di hadapan para pelajar, AKP Usep Aramsyah menyampaikan sejumlah pesan Kamtibmas menyusul adanya isu dan informasi terkait ajakan yang berpotensi melibatkan pelajar dalam aksi anarkis maupun gangguan keamanan.

Kapolsek mengingatkan para siswa agar tidak mudah terprovokasi oleh ajakan, gambar, video, selebaran, maupun informasi di media sosial yang belum diketahui kebenarannya.

“Jangan mudah terprovokasi dan jangan ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Apabila ada ajakan melalui media sosial atau grup pertemanan yang berpotensi mengarah pada tindakan anarkis, segera sampaikan kepada guru, orang tua, atau pihak kepolisian,” pesan Kapolsek.

Para pelajar juga diimbau tidak ikut dalam kegiatan yang berpotensi berujung pada kekerasan, perusakan fasilitas umum, tawuran, maupun gangguan Kamtibmas lainnya.

AKP Usep menekankan agar para siswa lebih fokus pada pendidikan dan kegiatan positif di sekolah. Menurutnya, waktu dan energi para pelajar sebaiknya digunakan untuk meningkatkan prestasi, mengembangkan keterampilan, serta menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, dan sekolah.

“Jangan sampai pelajar dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk kepentingan yang dapat merugikan masa depan. Mari bersama-sama menjaga lingkungan sekolah dan wilayah Setu tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kanit Binmas Setu Iptu Budi Setiawan, Bhabinkamtibmas Desa Cibening Aipda Ariyanto, pihak sekolah, dewan guru, serta siswa-siswi SMK Binatama Setu.

Kegiatan Police Go To School berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran kepolisian di lingkungan sekolah diharapkan semakin memperkuat sinergi dengan pihak sekolah dan para pelajar dalam menjaga keamanan serta menciptakan suasana belajar yang nyaman.: (ADI SAPUTRA)

Jakarta, Kemajuan dunia tehnologi tidak dapat dihindari dalam perkembangan jaman bil husus dunia tehnologi yang plus minus makna dari perkembangan kamajuan pada hakekatnya dunia kecanggihan yang namanya perkembangan kemajuan dunia digital internet yang dapat membantu manusia berbagai hal apapun itu sekarang ini “, jelas Profesor Doktor Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Mengomentari pertanyaan sejumlah pemimpin redaksi media cetak onlen dalam luar negeri sekitar perkembangan dunia digitalitasasi yang sebagian menyesatkan ditengah tengah masyarakat Indonesia dari sabang hingga meureuke dikantornya Bilangan Cijantung Jakarta 26/8/2026 via telpon selulernya.

DIGITALISASI ADALAH ALAT PERANG ZIONIS MELUMPUHKAN NEGARA BERTUHAN

Kabar tersebut memang telah sampai ke banyak para ahli pengamat perang pada tahun 1999. Dengan hadirnya Digitalisasi dipergunakan semua negara berkembang dan rata rata negara tersebut mengakui keberadaan agama sehingga menciptakan undang undang untuk saling melindungi penduduknya yang beragama.

Digitalisasi secara sains di ciptakan untuk memudahkan menyimpan semua data pada perangkat. Memudahkan mencari informasi. Memudahkan ragam keperluan masyarakat di satusistem yang dikembangkan para ahli sebagai bank data atau data base terbesar menyimpan apapun yang menggunakan DIGITAL, Memudahkan di dunia pendidikan,kesehatan,pertanian,pembangunan, serta pertahanan dan lain lainnya.

Hanya saja yang jarang di sadari oleh para pengguna kecanggihan digital adalah ada kelompok elit dunia yang bisa membaca kelemahan sebuah negara dan tidak perlu repot repot menghancurkannya Tampa perlu peranan militer senjata dan peralatan perang hebat.

Kita sebut saja ELITE GLOBAL ZIONIS itu kelompok bernama illimunati atau bahasa saat ini kelompok para orang kaya yang menguasai semua bankir serta menguasai semua perangkat DIGITAL. Kelompok para orang kaya ini membangun sistem yang paling dibutuhkan manusia adalah informasi yang tidak terbatas dan tidak bisa dihalangi pihak manapun.
Kelompok mata satu ini bisa tau semua isi rekening di sebuah negara kaya atau miskin. Juga kelompok ini yang mengatur para negara negara menengah yang memiliki industri militer agar tidak bisa bersaing kecanggihannya.

Elite Global Zionis ini yang menentukan mata uang sebuah negara manapun terpuruk hancur dan semua harga harga kebutuhan masyarakat naik setinggi tingginya agar kacau dan perang. Bahkan para Elite ini yang menyogok para oknum di partai agar memecah belah sebuah negara. Bahkan Elite Global Zionis ini yang mendukung didalam Digital tercipta edukasi sex bebas dan membentuk kelompok LGBT di banyak negara negara yang tumbuh subur peranan agama. Elite Global Zionis ini tidak beragama dan tidak bertuhan.

Dalam dunia Politik memiliki istilah. Sepintar pintarnya garam larut di dalam air disebuah gelas atau wadah apapun. Tetap saja tidak menghilangkan jejaknya. Baik partai aliran liberal, aliran sosialis, aliran komunis, juga aliran sesat. Rekam jejaknya mudah di baca dan disadari oleh para peneliti.

Perangkat TECHNOLOGI DIGITAL yang murah dikembangkan memudahkan Elite Global Zionis untuk menguasai semua sumber data penduduk di bumi dan kekayaan alam di dunia manapun.

Perangkat DIGITAL adalah seperti mata IBLIS yang bisa tembus kemanapun menyimpan informasi dan data apapun. Sedangkan Elite Global Zionis memanfaatkan DIGITAL untuk mengrekap semua informasi penting dan merusak manusia manusia yang taat pada Tuhan dan beriman mengikuti ajaran agama. Perlombaan membuat medsos tak lagi di bendung, pola pergaulan sesat dan aneh disebarkan agar menjadi tradisi baru. Karena medsos adalah ruang bebas Tampa ada batasan.

ELITE ZIONIS tidak percaya kepada Tuhan dan berkembang menjadi organisasi bawah tanah, menampung para orang kaya serta menjadi penakluk dan merusak tatacara manusia menjalani ibadah dan beragama. Menciptakan proyek proyek besar untuk mengadu domba para insan manusia yang beragama.

Contohnya : Singapura bisa kaya raya atau miskin tergantung dari berapa banyaknya kursi yang di sediakan untuk para Elite Global Zionis ini yang terdiri dari para orang kaya di dunia untuk bermain menggunakan pengaruhnya merusak sebuah negara. Membantu banyak uang hasil korupsi untuk disimpan.

Prof DR Sutan Nasomal SH,MH meminta masyarakat Indonesia agar lebih waspada dengan Kecanggihan Technologi DIGITAL yang berkembang pesat karena memiliki tujuan yang tidak semuanya bagus.

Kunci peranan apa saja yang di kuasai Elite Global Zionis ini :

Contoh :
Ada berapa banyak sebuah negara memiliki :
Peluru
Senjata
Tank
Rudal
Pesawat tempur canggih
Rudal canggih
Drone canggih
Kapal selam canggih
Nuklir
Bila Elite Global Zionis ini memudahkan maka akan sangat dicukupkan stoknya.
Bila Elite Global Zionis ini tidak mengijinkan maka tak akan punya apapun peralatan perang negara tersebut. Kecuali Tombak Bambu atau panah.

Hal lain yang di kuasai Zionis :

Kebutuhan stok pupuk dan obat obatan untuk pertanian serta bibit.

Kebutuhan kesehatan penduduk
Obat
Peralatan medis canggih
Alat alat Digital pembantu kesehatan yang bisa ditanam didalam tubuh manusia

Apapun yang tumbuh dan berkembang di atas tanah dan didalam air atau melayang di udara
Elite Global Zionis ini pegang peranan merusak atau membiarkan berkembang dengan bagus.

Sasaran Kecanggihan Digitalisasi kemana arahnya :
Tampa di sadari setiap rumah memiliki handphone smart bisa 5 sampai 10 handphone, memiliki komputer.
Maka ketika sampai kedalam rumah
Peranan Kecanggihan DIGITAL yang di butuhkan para keluarga tersebut tersambung ke ruang database para Elite Global Zionis. Sebuah jejaring informasi yang luas dan tidak terbatas. Hadir banyak medsos yang bebas dan liar. Bisa menghasilkan edukasi yang positif dan bisa menghasilkan edukasi yang negatif.

Technologi Digital Canggih Moderen terdiri dari Handphone, Komputer dan perangkat IA yang tidak mengenal HARAM atau HALAL

Tidak mengenal mana yang dilarang Tuhan dan mana yang di perbolehkan oleh Tuhan
Digital didirikan untuk melahirkan aliran baru yaitu bertuhan kepada Digital

Apapun jari jari kecil manusia mengetik maka mesin digital tersebut memberikan informasi yang akurat. Bahkan dengan dukungan besar Elite Global Zionis handphone jenis baru, komputer jenis baru, persatu jam keluar 10 model baru.

Prof DR Sutan Nasomal SH,MH menyampaikan kepada para awak media, bila selama ini manusia mengikuti arahan dan petunjuk dari para Nabi dan Kitab Sucinya, Mengikuti nasehat nasehat bagus dari para Ulama dan para ahli Ilmuan, saat ini manusia mengikuti arahan dari IA yang berada di dalam Handphone atau Komputernya, menyendiri di dalam ruangan bekerjanya mengambil banyak informasi bebas yang tidak ada pembimbingnya. Menciptakan Tuhan baru dalam rekam jejak diotaknya.
Kecanggihan Technologi Digital menjadi Tuhan baru dalam kehidupan bagi banyak manusia.

Bahkan Technologi Digital dan IA mengambil secara bebas pekerjaan para profesional ahli. IA bisa menjadi guru informasi apapun. Bisa menjadi pengacara. Bisa menjadi teknisi, bisa montir, bisa menjadi petani, bisa menjadi nelayan, karena IA menjadi guru dalam perkembangan technologi Digital moderen.

Sebuah MESIN TECHNOLOGI DIGITAL bisa membawamu menjadi manusia paling rusak lahir dan bathinnya atau bisa membawamu menjadi manusia paling bagus lahir dan bathinnya.

MESIN TECHNOLOGI DIGITAL menjadi sumber pasar kebutuhan manusia setelah di buat oleh para orang hebat yang kita sebut Elite Global Zionis tetapi di rahasiakan sisi baik dan sisi buruknya. Mereka Elite Global Zionis berharap manusia melupakan Tuhannya dan berharap bertuhan pada TECHNOLOGI DIGITAL.

ELITE GLOBAL ZIONIS ini sedang merusak segumpal daging ditempat tubuh dirimu yang di sebut Qolbu.

Bila telah rusak Qolbu manusia. Maka tujuan mereka tercapai menghapuskan nama TUHAN di Qolbu manusia. Manusia tak lagi yakin pada Tuhan yang sebenarnya. Tak lagi yakin pada agama. Tak lagi yakin pada kitab Sucinya.
Maka manusia tersebut lebih tinggi dari pada IBLIS melakukan kesesatan atau kesalahan.

Dalam hadis Rasulullah SAW: Dari Nu’man bin Basyir berkata: saya mendengar Rasululloh bersabda;

Artinya: “Ketahuilah, sesungguhnya dalam jasad terdapat segumpal daging, apabila dia baik maka jasad tersebut akan menjadi baik, dan sebaliknya apabila dia buruk maka jasad tersebut akan menjadi buruk, Ketahuilah segumpal daging tersebut adalah “Qolbu” yaitu hati”.

(Hadis Riwayat Bukhori).

Kecanggihan technologi Digital jangan sampai menghancurkan Qolbu dan Ketaqwaanmu.

Narasumber : Prof DR Sutan Nasomal SH,MH
Pakar Hukum Internasional, ekonom Presiden Partai Oposisi Merdeka Jenderal Kompii Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia Assotion Of Young Indonesian Afvocates Ketua Umum YPLBH Profesor Sutan Nasomal SH MH Rektor Univ STIA Pronass.

“AKSI BESAR AMPB: DESAK DPR SAH RUU PERAMPASAN ASET DAN HUKUMAN MATI BAGI KORUPTOR”

MCTI group-Menyikapi aksi besar Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Ketua Umum POROS 98 Bilung Silaen menyatakan dukungan penuh.
“Kami mendukung penuh perjuangan AMPB dan siap turun ke jalan bersama-sama,” tegas Bilung Silaen.

Menurutnya, AMPB tidak lahir sebagai organisasi besar dalam semalam. Gerakan ini bermula dari inisiatif warga dan tokoh masyarakat Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang awalnya menyuarakan persoalan lokal. Seiring waktu, gerakan kedaerahan itu tumbuh menjadi kekuatan nasional.
“Inilah cikal bakal AMPB yang kini dikenal luas,” ujar Bilung.

Akar persoalan di Pati, kata Bilung, tidak bisa dilepaskan dari kasus hukum yang menjerat mantan Bupati Pati, Sudewo. Kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) saat Sudewo menjabat memicu gelombang protes warga. Penolakan itu bahkan sempat memunculkan wacana pemakzulan di DPRD Pati akhir 2025, meski akhirnya gagal.

Masalah berlanjut. Pada 19 Januari 2026, Sudewo diamankan KPK dalam Operasi Tangkap Tangan di wilayah Pati. Kini ia berstatus tahanan dan menjalani proses hukum atas dugaan pemerasan, suap, serta gratifikasi terkait pengisian jabatan perangkat desa.

Karena itu, dalam aksi mendatang AMPB akan mengusung dua tuntutan utama:

  1. Percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset
  2. Penerapan hukuman mati bagi pelaku korupsi

“Negara harus hadir dengan hukum yang tidak memberi ruang bagi koruptor. RUU Perampasan Aset dan hukuman mati adalah jawaban tegas,” pungkas Bilung Silaen.

LUWU — Menyambut Hari Jadi ke-78 Polisi Wanita Republik Indonesia, Polwan Polres Luwu Polda Sulawesi Selatan menunjukkan kepedulian kepada generasi muda melalui kegiatan Police Goes to School di SMP Negeri 1 Luwu, Senin (24/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, seluruh Polwan Polres Luwu turun langsung memberikan edukasi kepada para siswa dan siswi. Tidak hanya membawa pesan tentang keamanan dan ketertiban, kehadiran Polwan juga menjadi ruang berbagi pengetahuan bagi pelajar agar mampu menghadapi tantangan kehidupan di era modern dengan lebih bijak dan bertanggung jawab.

Didampingi Kanit Patroli Satlantas Polres Luwu IPDA Utari Hara Pratiwi, para pelajar diberikan pemahaman mengenai pentingnya tertib berlalu lintas sejak usia dini. Edukasi ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bahwa keselamatan di jalan raya bukan sekadar aturan yang harus dipatuhi, melainkan bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Selain itu, Polwan Polres Luwu juga mengajak para siswa untuk menggunakan media sosial secara bijak. Di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan dunia digital, para pelajar diingatkan agar mampu menyaring informasi, menjaga etika dalam berkomunikasi, serta menghindari penggunaan media sosial yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian semangat peringatan Hari Jadi ke-78 Polwan RI di Polres Luwu. Melalui pendekatan edukatif dan humanis, Polwan tidak hanya hadir sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat bagi generasi muda.

Menjelang Hari Jadi ke-78 Polwan RI, Polwan Polres Luwu terus menegaskan bahwa pengabdian bukan hanya tentang hadir ketika persoalan terjadi, tetapi juga tentang hadir lebih awal—menanamkan kesadaran, memberikan pengetahuan, dan menjaga masa depan generasi penerus bangsa.

Nasrullah Kaperwil Sul-Sel

MCTI-TV GROUP Sinergi tiga pilar terus diperkuat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Setu.

Bhabinkamtibmas Desa Cijengkol Polsek Setu, Aiptu Asfar Arokhim, melaksanakan sambang ke Posko Tiga Pilar Jaga Bekasi – Jaga Jakarta di depan Perumahan La Palma, Jalan Raya Setu–Bantargebang, Desa Cijengkol, Kabupaten Bekasi, Selasa (25/8/2026).

Bersama unsur Satpol PP, komunitas ojek online, serta petugas keamanan, kegiatan ini menjadi ruang komunikasi dan kolaborasi dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi di media sosial, serta ikut berperan aktif menyukseskan Pilkades 2026 dengan menjaga kerukunan dan keamanan lingkungan.

Warga juga diajak meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi begal, pencurian kendaraan bermotor, tawuran pelajar, serta peredaran obat keras ilegal.

🤝 Sinergi bersama, jaga lingkungan, sukseskan Pilkades 2026 dengan aman, damai, dan tertib.

#PolresMetroBekasi #PolsekSetu #PoskoTigaPilar #JagaBekasi #JagaJakarta #Kamtibmas #Pilkades2026 #Bhabinkamtibmas #KabupatenBekasi #PolriUntukMasyarakat

(ADI CHINTYA/RISZKY)

WA 1: 085821299762 WA 2: 085183189279