Dalam upaya mempererat sinergitas dengan tokoh adat sebagai mitra strategis menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si. melaksanakan kunjungan silaturahmi ke kediaman Yang Mulia Opu Maddika Bua, Andi Syaifuddin Kaddiraja, S.E.,
Kamis (6/8/2026).Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Luwu didampingi Kasat Binmas AKP Petrus Sandalle serta Kapolsek Bua AKP P.Y. Catur Suhendra. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan sebagai wujud komitmen Polres Luwu membangun kemitraan dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk para tokoh adat yang memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai budaya, persatuan, dan keharmonisan sosial.Yang Mulia Opu Maddika Bua dikenal sebagai tokoh adat yang tidak hanya mengemban amanah kebangsawanan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral, spiritual, dan kultural bagi masyarakat Bua maupun Tana Luwu. Sosoknya dihormati karena kebijaksanaan, keteladanan, serta konsistensinya dalam menjaga marwah adat dan menjadi perekat persaudaraan di tengah masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai hal dibahas, mulai dari pentingnya menjaga kondusivitas wilayah, memperkuat nilai-nilai kearifan lokal, hingga membangun kolaborasi antara Polri dan lembaga adat sebagai fondasi menciptakan keamanan yang berkelanjutan.Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo menyampaikan bahwa keberadaan tokoh adat memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga harmoni kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif tanpa dukungan seluruh komponen masyarakat.“Tokoh adat merupakan mitra Polri yang memiliki pengaruh besar dalam menjaga persatuan, menanamkan nilai-nilai kebersamaan, serta menjadi penyejuk di tengah masyarakat.
Karena itu, kami ingin terus membangun komunikasi dan sinergi yang erat agar keamanan di Kabupaten Luwu tetap terpelihara. Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang selalu membuka ruang dialog dan kolaborasi,” ujar AKBP Andrias.Sementara itu, Yang Mulia Opu Maddika Bua, Andi Syaifuddin Kaddiraja, S.E., menyampaikan apresiasi atas kunjungan silaturahmi Kapolres Luwu beserta rombongan.
Menurutnya, kedekatan antara Polri dan tokoh adat merupakan modal penting dalam memperkuat persatuan serta menjaga stabilitas daerah.“Kami berharap Bapak Kapolres senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kebijaksanaan dalam mengemban amanah memimpin Polres Luwu. Teruslah hadir di tengah masyarakat dengan mengedepankan pendekatan yang humanis, merangkul semua golongan, serta menjaga nilai-nilai budaya dan kearifan lokal sebagai perekat persaudaraan.
Kepada seluruh masyarakat Luwu, mari kita bersama-sama menjaga keamanan, menghormati adat istiadat, memperkuat persatuan, dan mendukung tugas-tugas Polri demi terciptanya daerah yang damai, aman, dan sejahtera,” tutur Opu Maddika Bua.Kegiatan silaturahmi tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Luwu untuk terus memperkuat kemitraan dengan tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen bangsa.

Melalui komunikasi yang harmonis serta kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan tercipta situasi kamtibmas yang kondusif sehingga mampu mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Luwu.
Nasrullah Kaperwil Sul-Sel
— Semangat kebersamaan dan nasionalisme mewarnai kegiatan Gerak Jalan Santai tingkat Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Kamis (6/8/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Alun-Alun Eduforest tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65, Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-76, serta HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.Sekitar 400 peserta turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari masyarakat umum, tokoh masyarakat, pelajar dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah, unsur pemerintahan, kepala desa, perangkat desa, serta jajaran Forkopimcam Setu.Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar, personel Polsek Setu Polres Metro Bekasi melaksanakan pengamanan dan monitoring. Kegiatan pengamanan dipimpin langsung Kapolsek Setu AKP Usep Aramsyah, S.H., M.H., didampingi Wakapolsek Setu IPTU Nrimo serta sejumlah personel lainnya.Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, laporan pembina, menyanyikan lagu Indonesia Raya, amanat pembina apel dan doa. Selanjutnya, para peserta mengikuti gerak jalan santai dengan rute Alun-Alun Eduforest menuju Pertigaan Rumah Makan Mah Rayhan, kemudian menuju Pertigaan Warung Novianti dan kembali ke titik awal.Usai gerak jalan, kegiatan dilanjutkan dengan hiburan dan pembagian doorprize yang menambah antusiasme peserta. Seluruh rangkaian berlangsung dalam suasana meriah, penuh kekeluargaan dan kebersamaan.Pengamanan yang dilakukan Polsek Setu merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat sekaligus memastikan kegiatan peringatan momentum nasional dan daerah dapat berjalan dengan tertib.Melalui kegiatan tersebut, semangat persatuan, gotong royong dan kebersamaan masyarakat Kecamatan Setu semakin terasa dalam menyambut Hari Pramuka, Hari Jadi Kabupaten Bekasi dan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.

MCTI_Jakarta, | 6 Agustus 2026 – Pakar Hukum Internasional Prof. Dr. Sutan Nasomal, SH, MH meminta Presiden Prabowo Subianto untuk menginstruksikan Kapolri melakukan pembenahan menyeluruh di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia, mulai dari tingkat Polda, Polres hingga Polsek. Permintaan tersebut disampaikan menyusul mencuatnya dugaan kisruh yang tengah menjadi sorotan publik di lingkungan Polres Batu Bara.
Pernyataan itu disampaikan Prof. Sutan Nasomal saat menjawab pertanyaan sejumlah pimpinan redaksi media cetak dan media online melalui sambungan telepon dari Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka di kawasan Cijantung, Jakarta, Kamis (6/8/2026).
Menurut Prof. Sutan Nasomal, institusi Polri harus terus melakukan evaluasi internal secara menyeluruh guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum. Ia menilai berbagai persoalan yang mencuat di sejumlah daerah, termasuk dugaan kisruh di Polres Batu Bara yang saat ini ramai diperbincangkan, harus menjadi momentum untuk melakukan pembenahan.
“Saya berharap Presiden Prabowo memberikan arahan kepada Kapolri agar dilakukan pembenahan dan pembersihan secara menyeluruh di seluruh jajaran Polri, mulai dari Polda, Polres hingga Polsek. Langkah ini penting agar setiap dugaan pelanggaran maupun persoalan yang mencoreng nama baik institusi dapat ditangani secara profesional, transparan, dan sesuai hukum,” ujar Prof. Sutan Nasomal
Ia menegaskan bahwa upaya pembenahan internal bukan untuk melemahkan institusi kepolisian, melainkan memperkuat profesionalisme, integritas, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Prof. Sutan Nasomal juga berharap setiap laporan maupun dugaan pelanggaran yang muncul di tubuh kepolisian diproses secara objektif tanpa pandang bulu sehingga tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
Prof. Sutan Nasomal meminta pembenahan menyeluruh di tubuh Polri.
Prof. Dr. Sutan Nasomal, SH, MH, Kamis, 6 Agustus 2026, Disampaikan dari Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka, Cijantung, Jakarta, menyoroti dugaan kisruh di Polres Batu Bara.
Untuk menjaga integritas institusi Polri dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.
Dengan meminta Presiden menginstruksikan Kapolri melakukan evaluasi, pembenahan, dan penegakan disiplin secara menyeluruh di seluruh jajaran kepolisian.Nara Sumber Prof Sutan Nasomal Pakar Hukum Internasional, Ekonom Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia(PAMID)
(Adi Chintya)
Bekasi – Pimpinan Umum Cyber Tribrata Indonesia, Adi Saputra, SH, memimpin rapat internal bersama jajaran pengurus dan tim redaksi guna membahas program kerja yang akan dijalankan dalam waktu dekat.Rapat berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan. Agenda utama meliputi penyusunan strategi pengembangan media, peningkatan kualitas pemberitaan, penguatan jaringan biro di berbagai daerah, serta pengembangan MCTI TV sebagai media informasi yang profesional dan terpercaya.
Dalam arahannya, Adi Saputra, SH menegaskan bahwa Cyber Tribrata Indonesia harus terus mengedepankan profesionalisme, integritas, serta menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dalam setiap pemberitaan.”Program yang kita susun hari ini harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Seluruh jajaran diharapkan bekerja dengan semangat, solid, dan bertanggung jawab untuk membawa Cyber Tribrata Indonesia semakin maju,” ujar Adi Saputra, SH.
Selain membahas program kerja, rapat juga menjadi forum evaluasi kinerja, penyampaian masukan dari para peserta, serta penyusunan langkah-langkah strategis agar setiap program dapat berjalan secara efektif dan terukur.Melalui rapat ini, diharapkan seluruh jajaran Cyber Tribrata Indonesia memiliki visi yang sama dalam membangun media yang kredibel, independen, dan mampu menyajikan informasi yang akurat, berimbang, serta bermanfaat bagi masyarakat luas.Redaksi: Cyber Tribrata Indonesia (MCTI TV)
KAKBAR-MCTI_Rabu 5 Agustus 2026. Kalimantan Barat. Penggunaan material ilegal dalam kegiatan proyek pemerintah bernilai puluhan miliar, merupakan tindakan pidana pelanggaran hukum, pelanggaran kontrak kontruksi, dan indikasi korupsi.
Seperti kegiatan pekerjaan Peningkatan Daerah Irigasi Rawa Tebas (Komplek Kebun Jeruk) Jalan H. Said Desa Tebas Sungai, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.
Pagu anggaran Rp 22.794.979.000 (dua puluh dua miliar tujuh ratus sembilan puluh empat juta sembilan ratus tujuh puluh sembilan ribu rupiah), bersumber APBN 2026.
PT Anugrah Bayuarya Perkasa selaku Pelaksana di kegiatan pekerjaan tersebut, kini menjadi perhatian publik. Karena dibalik Proyek kegiatan perkejaan tersebut
muncul dugaan material tanah urug, batu, dan pasir yang tidak memiliki perizinan galian C.
“Setiap orang atau badan usaha yang menampung, memanfaatkan, atau mengolah komoditas tambang dari sumber ilegal dapat dipidana penjara dan denda materiil yang besar”.
Bahkan PT Anugrah Bayuarya Perkasa menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) Jenis Solar Subsidi, untuk mendukung operasional kendaraan alat berat eksavator.
Kemudian awak media Tribarata Nusantara melakukan investigasi ke lokasi proyek kegiatan pekerjaan Peningkatan Daerah Irigasi Rawa Tebas (Komplek Kebun Jeruk) Jalan H. Said Desa Tebas Sungai, Rabu (05/08/2026).
Menurut keterangan Manajer Teknis PT Anugrah Bayuarya Perkasa, Wiwit Wynarko, ST, kegiatan pekerjaan untuk menimbunan menggunakan tanah urug setempat, bukan tanah urug yang didatangkan.
Kalau BBM jenis Solar, untuk alat berat eksavator di suplai langsung oleh pemilik alat berat eksavator, karena alat berat tersebut, bukan milik PT Anugrah Bayuarya Perkasa melainkan menyewa dari perusahaan lain, ujar Wiwit Wynarko.
Ia juga menambahkan, material Pasir dari Kartiyasa, material Batu salah satunya dari “Puskopad Tanjung Pura, Sebedang”.
Kegiatan perkejaan terdiri, Pintu Air satu Unit, Pasangan Batu sekitar 3.200 meter, dan Long Storage 479 meter, ucap Manajer Teknis PT Anugrah Bayuarya Perkasa, Wiwit Wynarko.
Apabila hasil pemeriksaan nantinya membuktikan bahwa material berasal dari sumber yang tidak memiliki izin, bahkan BBM Jenis Solar yang digunakan BBM Subsidi.
Maka penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu terhadap siapa pun yang terbukti bertanggung jawab.
Kaperwil Kalbar (Evi Zulkipli).

Bekasi-MCTI-Desa ci jengkol kecamatan Setu Kabupaten Bekasi Berdasarkan materi sosialisasi yang beredar, ia mengajak masyarakat untuk hadir dan memberikan dukungan pada kegiatan pendaftaran calon yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 6 Agustus 2026.
Dalam ajakannya kepada warga, H.A. Saefulloh mengusung semangat kebersamaan dengan visi melanjutkan pembangunan Desa Cijengkol agar semakin maju, mandiri, dan sejahtera. Dukungan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam menyukseskan proses demokrasi di tingkat desa.Pencalonan tersebut berlangsung di tengah persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Bekasi Tahun 2026, yang saat ini memasuki tahapan sesuai jadwal yang telah ditetapkan Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Selama masa kepemimpinannya, Pemerintah Desa Cijengkol diketahui telah mendorong sejumlah program pembangunan, termasuk usulan prioritas pembangunan drainase dan peningkatan infrastruktur desa melalui forum Musrenbang.diharapkan tetap menjaga suasana yang aman, damai, dan kondusif selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung, serta menghormati proses yang diselenggarakan oleh panitia pemilihan.
Penulis: Tishna R. Mulyadi/Memet
Wakil Pemimpin Redaksi – Cyber Tribrata Indonesia
Bekasi – Pimpinan Redaksi Cyber Tribrata Indonesia, Chintya Ajie Palupi, S.H., M.H., terus menunjukkan semangat inovasi dengan mengembangkan usaha di bidang parfum. Langkah tersebut diharapkan menjadi salah satu bentuk penguatan kreativitas dan pengembangan usaha yang dapat mendukung eksistensi Cyber Tribrata Indonesia sebagai media siber yang profesional.Melalui peluncuran produk parfum, Chintya ingin menghadirkan produk berkualitas yang tidak hanya memberikan keharuman, tetapi juga mencerminkan karakter, kepercayaan diri, dan semangat berkarya. Menurutnya, dunia usaha dan dunia jurnalistik dapat berjalan berdampingan selama tetap menjunjung tinggi profesionalisme dan etika.”Harapan kami, kehadiran produk parfum ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus berkarya dan berwirausaha. Semangat tersebut juga menjadi bagian dari upaya mengharumkan nama Cyber Tribrata Indonesia melalui karya, dedikasi, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Chintya.Cyber Tribrata Indonesia sendiri terus berkomitmen menyajikan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang sesuai prinsip jurnalistik yang menjadi visi media tersebut. Pengembangan usaha di luar bidang media diharapkan dapat memperkuat kemandirian serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas.Dengan semangat inovasi dan profesionalisme, Chintya optimistis bahwa usaha parfum yang dirintisnya akan berkembang dan menjadi nilai tambah bagi Cyber Tribrata Indonesia, sekaligus memperkuat citra positif media di tengah masyarakat.
| Luwu – Mengawali masa tugasnya sebagai Kapolres Luwu usai rangkaian tradisi pisah sambut, AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si. melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Ketua DPRD Kabupaten Luwu, Ahmad Gazali, S.E., di ruang kerja Ketua DPRD Kabupaten Luwu, Senin (3/8/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat sinergitas dan membangun komunikasi yang harmonis antara Polres Luwu dengan unsur legislatif dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Kabupaten Luwu.

Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Kapolres Luwu disambut langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Luwu Ahmad Gazali. Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkenalkan diri sebagai Kapolres Luwu yang baru, serta membahas pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat.

Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo menyampaikan bahwa sinergitas yang baik antara Polri dan DPRD merupakan salah satu modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.
“Silaturahmi ini merupakan langkah awal untuk mempererat komunikasi dan membangun sinergi yang semakin kuat antara Polres Luwu dan DPRD Kabupaten Luwu. Dengan kolaborasi yang baik, kami berharap dapat bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman, kondusif, serta mendukung pembangunan daerah yang berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Luwu Ahmad Gazali menyambut baik kunjungan silaturahmi tersebut. Ia berharap hubungan baik antara DPRD Kabupaten Luwu dan Polres Luwu dapat terus terjalin, sehingga koordinasi dalam mendukung berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal.

Melalui silaturahmi tersebut, diharapkan sinergitas antara Polres Luwu dan DPRD Kabupaten Luwu semakin solid sebagai wujud komitmen bersama dalam menciptakan keamanan, ketertiban, dan pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Luwu.
Nasrullah Kaperwil Sul-Sel
Jakarta,4-8-2026 , Pakar hukum dan tokoh nasional, Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H., mengapresiasi langkah Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Barat yang berdasarkan informasi dari sejumlah media online telah mengamankan dua orang yang diduga sebagai operator Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Solok Selatan beserta satu unit alat berat jenis excavator yang diduga digunakan dalam aktivitas tambang ilegal.
Menurut Prof.Sutan Nasomal, penegakan hukum terhadap PETI harus dilakukan secara menyeluruh dan tidak berhenti pada pelaku lapangan semata.”Operator hanyalah pelaksana di lapangan. Aparat penegak hukum harus mampu mengungkap siapa pemilik alat berat, pemodal, penampung hasil tambang, hingga pihak-pihak yang diduga menjadi aktor utama di balik aktivitas PETI. Dengan demikian, efek jera dapat benar-benar terwujud,” tegas Prof. Sutan Nasomal SH MH. Berdasarkan informasi yang dimuat sejumlah media online, penyidik Ditreskrimsus Polda Sumbar berkomitmen mengembangkan penyidikan agar penindakan tidak berhenti pada operator, tetapi juga menjangkau pihak-pihak yang diduga memiliki peran lebih besar dalam jaringan PETI.
Prof. Sutan Nasomal SH MH, berharap komitmen tersebut benar-benar diwujudkan melalui proses penyidikan yang profesional, transparan, dan berkeadilan. Menurutnya, praktik PETI telah menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan, merusak hutan dan aliran sungai, serta berpotensi merugikan negara.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung upaya pemberantasan PETI dengan memberikan informasi kepada aparat penegak hukum apabila mengetahui adanya aktivitas tambang ilegal di wilayahnya.”Penegakan hukum harus memberikan rasa keadilan kepada masyarakat.
Jangan sampai yang diproses hanya pekerja di lapangan, sementara pihak yang diduga menikmati keuntungan terbesar justru tidak tersentuh hukum,” tutup Prof. Dr. Sutan Nasomal.
Nara sumber Prof Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia(PAMID)
Terbit MCTi(Adi Chintya)
Luwu – Dalam upaya memperkuat sinergitas antarpenegak hukum di Kabupaten Luwu, Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si., melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kejaksaan Negeri Luwu pada Senin (3/8/2026). Kunjungan tersebut merupakan agenda perdana usai resmi menjabat sebagai Kapolres Luwu melalui rangkaian tradisi pisah sambut.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Luwu didampingi sejumlah Pejabat Utama Polres Luwu, di antaranya Kasat Reskrim AKP Muh. Ibnu Robbani dan Kanit Tipidter Iptu Moch. Ryan Kurniawan. Rombongan disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Luwu, Muhandas Ulimen, S.H., M.H., beserta jajaran.Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Selain menjadi ajang memperkenalkan diri sebagai pimpinan baru di Polres Luwu, silaturahmi tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan antara Polri dan Kejaksaan dalam mewujudkan penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan.

Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo menegaskan bahwa sinergi yang solid antara Polres Luwu dan Kejaksaan Negeri Luwu merupakan fondasi penting dalam memberikan kepastian hukum serta pelayanan terbaik kepada masyarakat.«”Silaturahmi ini menjadi langkah awal untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi yang selama ini telah terjalin dengan baik. Kami berharap sinergitas antara Polres Luwu dan Kejaksaan Negeri Luwu semakin kokoh dalam mendukung penegakan hukum yang profesional serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Luwu,
” ujar Kapolres.»Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Luwu, Muhandas Ulimen, menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Polres Luwu dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing.Menurutnya, koordinasi yang baik antara Kepolisian dan Kejaksaan menjadi kunci utama dalam menciptakan proses penegakan hukum yang efektif, profesional, dan memberikan rasa keadilan bagi masyarakat.

Melalui silaturahmi ini, diharapkan hubungan harmonis antara Polres Luwu dan Kejaksaan Negeri Luwu semakin erat, sehingga koordinasi dalam penanganan berbagai perkara maupun upaya menjaga stabilitas keamanan dapat berjalan secara optimal demi terciptanya pelayanan hukum yang berkualitas bagi masyarakat.
(Nasrullah – Kepala Perwakilan Sulawesi Selatan)