BEKASI — Pimpinan Umum Media Cyber Tribrata Indonesia (MCTI-TV GROUP), Adi Saputra, angkat bicara terkait dugaan tindakan kekerasan terhadap seorang jurnalis berinisial D, yang disebut berasal dari Bekasi.
Peristiwa tersebut berdasarkan informasi yang disampaikan terjadi di wilayah Jatisampurna, Bekasi, yang berbatasan dengan wilayah Kota Depok. Jurnalis berinisial D diduga mengalami penganiayaan oleh oknum yang disebut sebagai preman.
Adi Saputra menegaskan bahwa kekerasan terhadap wartawan tidak dapat dibenarkan. Menurutnya, wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik harus mendapatkan perlindungan dan kebebasan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Wartawan bukan untuk dianiaya. Dalam menjalankan tugas jurnalistik, wartawan harus mendapatkan perlindungan dan kebebasan pers. Setiap persoalan seharusnya diselesaikan melalui jalur hukum, bukan dengan kekerasan,” tegas Adi Saputra.
Ia juga mengingatkan bahwa kebebasan pers di Indonesia memiliki landasan hukum, salah satunya Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Penyelesaian terhadap sengketa atau persoalan yang berkaitan dengan pemberitaan semestinya ditempuh melalui mekanisme hukum yang berlaku.
MCTI-TV GROUP meminta aparat penegak hukum untuk mengusut dugaan penganiayaan tersebut secara profesional dan transparan apabila laporan resmi telah dibuat oleh korban.
“Kami berharap kasus ini menjadi perhatian bersama. Stop kekerasan terhadap wartawan. Pers yang bekerja secara profesional harus dihormati, sementara apabila terdapat keberatan terhadap pemberitaan, gunakan mekanisme hukum yang tersedia,” ujar Adi Saputra.
MCTI-TV GROUP juga mengajak seluruh insan pers untuk tetap menjalankan tugas secara profesional, berimbang, serta berpedoman pada kode etik jurnalistik dan ketentuan hukum yang berlaku.
Catatan redaksi: Informasi mengenai identitas pelaku, kronologi lengkap, dan status hukum perkara perlu dikonfirmasi kepada korban, pihak kepolisian, serta pihak terkait sebelum dinyatakan sebagai fakta hukum.

MCTI-TV GROUP -BEKASI – Kepolisian Sektor (Polsek) Setu Polres Metro Bekasi kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui kegiatan Safari Kamtibmas dan Bakti Religi di Musolah Nurul Iman, Kampung Burangkeng RT 003/RW 006, Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.15 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolsek Setu AKP Usep Aramsyah, S.H., M.H., didampingi IPTU Budiawan, Aipda Hadi Sulistyo, dan Bripka Yunus, S.H.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran Polsek Setu menyerahkan bantuan berupa karpet untuk keperluan tempat ibadah Musolah Nurul Iman. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat.

Kehadiran personel Polsek Setu di tengah warga juga menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi serta membangun komunikasi yang positif dengan pengurus musolah dan masyarakat sekitar. Melalui kegiatan bakti religi, kepolisian berharap hubungan yang harmonis dengan masyarakat dapat terus terjaga.
Pengurus Musolah Nurul Iman, Ustaz Budi, mewakili jamaah dan warga menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada Kapolsek Setu dan seluruh personel yang telah berkunjung serta memberikan bantuan untuk kebutuhan tempat ibadah.
Ia berharap kepolisian semakin dekat dan dicintai masyarakat serta terus memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif.
Kapolsek Setu AKP Usep Aramsyah menegaskan bahwa kegiatan sosial dan keagamaan menjadi salah satu bentuk kehadiran Polri untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Selain menjalankan tugas menjaga keamanan, kepolisian juga berupaya membangun kedekatan melalui kegiatan kemasyarakatan dan keagamaan.
Kegiatan Safari Kamtibmas dan Bakti Religi tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Polsek Setu berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi bersama masyarakat dalam menjaga keamanan serta menciptakan suasana yang nyaman di wilayah hukum Polsek Setu.
(Adi Chintya)
MCTI- TV GROUP Jakarta,
Menjadi catatan merah di Indonesia ketika bulan agustus 2026 bahwa tugas Jurnalis Wartawan tidak di hargai oleh orang yang posisinya sebagai anggota DPR RI, bahwa sangat di sayangkan bila ucapan kasar di lontarkan seorang anggota DPR RI menjawab pertanyaan wartawan dengan jawaban PUNYA OTAK ENGGAK LO terkait tidak hadirnya mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono ke acara kenegaraan pada hari Kemerdekaan Republik Indonesia karena berobat ke Amerika.
Prof DR Sutan Nasomal SH,MH mengingatkan ke semua INSAN PERS agar tuliskan sebanyak banyaknya di media yang memayungi tugas para INSAN PERS terkait sikap para pejabat publik yang merendahkan, menghina, mengusir atau berbuat kasar kepada INSAN PERS agar di hukum seberat beratnya sesuai dengan undang undang.
INSAN PERS adalah para petugas yang melaksanakan kontrol sosial dan memberikan informasi kepada publik dengan keilmuan jurnalistik yang terasah tajam terpercaya. Maka tidak perlu ditakuti oleh semua INSAN PERS dimanapun saat melaksanakan tugasnya bila menerima perlakuan yang kurang bagus, apalagi hal itu dilakukan oleh pejabat negara.
Pada catatan khusus Prof DR Sutan Nasomal SH,MH menilai dalam 20 bulan ini banyak terjadi peristiwa yang menghalangi tugas penting INSAN PERS di banyak daerah serta di jakarta. Atas permasalahan tersebut Prof DR Sutan Nasomal SH,MH meminta semua ketua umum organisasi pers SEINDONESIA untuk menyatakan sikap dan melawan sikap arogan para pejabat negara yang merendahkan tugas INSAN PERS atau yang dikriminalisasi tampa mengikuti peraturan yang berlaku.
Prof DR Sutan Nasomal SH,MH selalu siap membantu semua INSAN PERS seluruh Indonesia bila mengalami masalah di jalur hukum melaksanakan tugas seorang INSAN PERS di halangi atau di perlakukan tidak baik.
Prof DR Sutan Nasomal SH,MH sangat yakin para APH masih melaksanakan tugas sesuai ketentuan undang undang dan mampu melindungi serta menghormati INSAN PERS dalam melaksanakan tugasnya.
Presiden RI Bapak Jenderal Haji Prabowo Subianto Sebaiknya menjadikan Pers jurnalis wartawan menjadi Corong informasi yang keberadaannya dilindungi Negara Indonesia secara seutuhnya bukan seperti selama ini layaknya menjadi bulan bulanan sejumlah pihak yang merasa terusik memaki membuly bahkan mengkambunghitamkan ini kiranya dijadikan sejarah yang menjadi catatan berkepanjangan yang dipanjang presiden RI.
Pers bagian dari pilar ke 4 dinegara kita Indonesia bebas bertanggung jawab dan sepenuhnya dilindungi undang undang negara yang fungsinya sosial kontrol yang mumpuni “, ujar Tokoh Pers Internasional Pakar Hukum Internasional, Ekonom Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia(PAMID) menjawab pertanyaan sejumlah pemimpin redaksi Media Cetak Onlen dikantor nya Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka Dibilangan Cijantung Jakarta, 21/8/2026 via telpon selulernya.
Narasumber : Prof DR Sutan Nasomal SH,MH
Narasumber : Prof DR Sutan Nasomal SH,MH
Pakar Hukum Internasional Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMID) Assotion Of Young Indonesian Advocatess.
(ADI CHINTYA)
| LUWU — Memaknai Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) ke-78 dengan aksi nyata, jajaran Polwan Polres Luwu menggelar kegiatan bersih-bersih di sekitar Markas Komando (Mako) Polres Luwu, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Polwan ke-78 sekaligus wujud kepedulian Polwan Polres Luwu terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. Aksi ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap Gerakan Indonesia Asri, dengan menanamkan kepedulian terhadap lingkungan mulai dari tempat kerja.

Dengan penuh semangat kebersamaan, para Polwan membersihkan berbagai sudut lingkungan Mako, mulai dari halaman, area kerja hingga fasilitas umum. Sampah dan material yang mengganggu kebersihan lingkungan dikumpulkan dan ditata, sehingga kawasan Mako tampak lebih bersih, rapi dan nyaman.
Bagi Polwan Polres Luwu, menjaga kebersihan bukan sekadar kegiatan seremonial. Di balik aksi sederhana tersebut terdapat pesan penting bahwa menciptakan lingkungan yang asri membutuhkan kepedulian dan partisipasi bersama.
Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo mengapresiasi semangat para Polwan yang turut mengambil bagian dalam menjaga kebersihan lingkungan Mako.
Menurutnya, momentum Hari Jadi Polwan ke-78 hendaknya menjadi pengingat bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui berbagai tindakan positif, termasuk kepedulian terhadap lingkungan.

“Menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab kita bersama. Saya mengapresiasi semangat Polwan Polres Luwu yang menjadikan momentum Hari Jadi Polwan ke-78 sebagai kesempatan untuk berbuat nyata, menciptakan lingkungan kerja yang bersih, nyaman dan asri,” ujar Kapolres Luwu.
Ia menambahkan, lingkungan kerja yang bersih dan tertata akan memberikan suasana positif bagi personel dalam melaksanakan tugas sehari-hari, sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun budaya peduli lingkungan di lingkungan Polri.

Aksi bersih-bersih tersebut juga berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Kebersamaan para Polwan tidak hanya menghasilkan lingkungan Mako yang lebih tertata, tetapi turut memperkuat soliditas dan kekompakan personel.
Melalui semangat Hari Jadi Polwan ke-78, Polwan Polres Luwu terus menunjukkan bahwa pengabdian dapat hadir dari hal-hal sederhana—merawat lingkungan, membangun kebersamaan, dan menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
Nasrullah Kaperwil Sul-Sel
LUWU — Komitmen Polres Luwu dalam memberikan pelayanan hukum yang responsif dan berkeadilan kembali ditunjukkan dengan menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait dua laporan dugaan tindak pidana penipuan.
Kamis, (20/8/2026), Sdr. Sulkifli bersama istrinya, Hj. Nanna, mendapat undangan untuk hadir di Ruang Kasiwas Polres Luwu. Pertemuan tersebut digelar sebagai bagian dari tindak lanjut terhadap dua laporan dugaan tindak pidana penipuan yang sebelumnya disampaikan oleh korban.
Kasiwas Polres Luwu AKP A. Akbar, S.H., M.H., menegaskan bahwa setiap pengaduan masyarakat menjadi perhatian serius jajaran Polres Luwu.
“Kami dari Polres Luwu di bawah pimpinan Bapak Kapolres berkomitmen menjadikan pengaduan masyarakat sebagai prioritas. Tidak ada laporan masyarakat yang dibiarkan berlarut-larut. Semua harus ditangani secara profesional, objektif, dan akuntabel,” ujar AKP A. Akbar.
Dalam arahannya, Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo juga menekankan kepada seluruh jajaran, khususnya penyidik, agar menjalankan setiap proses penegakan hukum dengan mengedepankan prinsip Presisi, profesionalitas, integritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kami ingin Polri benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Anggota Polri harus menjadi contoh dan kebanggaan masyarakat melalui kinerja penegakan hukum yang memberikan kepastian dan rasa keadilan,” tegas Kapolres melalui Kasiwas.
Sejalan dengan arahan tersebut, Kasiwas memerintahkan penyidik yang menangani perkara agar segera melakukan langkah-langkah tindak lanjut serta mempercepat proses penanganan perkara sesuai ketentuan dan prosedur hukum yang berlaku.
Perhatian tersebut mendapat apresiasi dari Sulkifli bersama istrinya. Keduanya menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Luwu beserta jajaran yang telah memberikan ruang komunikasi dan perhatian terhadap pengaduan yang mereka sampaikan.
“Saya bangga dan berterima kasih kepada Bapak Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo dan Pak Kasiwas AKP A. Akbar yang tegas dan peduli kepada masyarakat kecil seperti kami. Semoga Polres Luwu semakin jaya,” ungkap Sulkifli.
Apresiasi serupa disampaikan Ketua Umum LSM ASPIRASI sekaligus Korwil Luwu Raya LBH No Viral No Justice, M. Nasrum Naba.
“Kami mengapresiasi langkah cepat Kapolres Luwu melalui Kasiwas. Ini bukti nyata bahwa Polri hadir untuk masyarakat. Kami siap mengawal dan bersinergi untuk terciptanya kepastian hukum di Luwu Raya,” ujarnya.
Polres Luwu memastikan akan terus membuka ruang komunikasi dan menerima masukan maupun pengaduan masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.
Dengan mengedepankan profesionalitas, transparansi, objektivitas, dan prinsip Presisi, Polres Luwu berkomitmen menghadirkan penegakan hukum yang humanis, berkeadilan, serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.
Nasrullah Kaperwil Sul-Sel

MCTI-TV Bekasi — Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, dalam rangka kegiatan malam Jumat, tokoh masyarakat, para relawan, serta jajaran pendukung H.A. Saepuloh menghadiri kegiatan pengajian dan tawasulan yang berlangsung di kediaman pasangan calon Rulrah H.A. Saepuloh.
Dalam kegiatan tersebut, turut disampaikan visi dan misi untuk kemajuan Desa Cijengkol ke depan. H.A. Saepuloh menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan dan pelayanan masyarakat Desa Cijengkol apabila kembali dipercaya memimpin untuk periode berikutnya pada tahun 2026.

Dengan semangat “Lanjutkan Dua Periode”, H.A. Saepuloh berharap Desa Cijengkol semakin makmur, masyarakat semakin senang, serta pembangunan desa terus maju dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.
Desa Cijengkol Makmur, Masyarakat Senang
Desa Cijengkol Maju, Sejahtera.
TIHSNA MEMET

MCTI-TV-GROUP-padaKamis20/08/2026) Mandailing Natal,Sumut-Pengelolaan Dana Desa Roburan Dolok,Kecamatan Penyabungan Selatan,Kabupaten Mandailing Natal,Sumatera Utara,Tahun Anggaran 2025 menjadi sorotan setelah muncul pertanyaan mengenai Keterbukaan penggunaan anggaran desa.Berdasarkan data penyaluran Dana Desa sebesar Rp.749.840.000,dengan realisasi penyaluran mencapai Rp.557.681.600.
Pada tahap penyaluran,desa telah menerima Tahap I sebesar Rp.385.851.200 (69,19%) dan Tahap II sebesar Rp.171.830.400 (30,81%),sedangkan Tahap III belum disalurkan.Sejumlah kegiatan telah dianggarkan menggunakan Dana Desa tersebut dan semestinya dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Berdasarkan rincian penggunaan anggaran Dana Desa dialokasikan antara lain untuk penyelenggaraan PAUD/TK/TPA/TPQ sebesarnya Rp.28.800.000,Pos Kesehatan Desa (PKD)/Polindes Rp.9.300.000,pembangunan sumber air bersih Rp.18.735.000,pembangunan jalan lingkungan Rp.21.305.000,pembangunan jalan usaha tani Rp.102.041.000,pengelolaan lingkungan hidup Rp.23.930.000,pelatihan manajemen koperasi /KUD/UMKM Rp.5.000.000,keadaan mendesak Rp.20.000.000,keadaan mendesak Rp.55.800.000,serta pelatihan,penyuluhan,dan sosialisasi bidang hukum serta perlindungan masyarakat sebesar Rp.35.192.000.
Besarnya anggaran yang telah digelontorkan dari APBN tersebut membuat masyarakat berhak mengetahui sejauh mana realisasi pekerjaan di lapangan beserta dokumen pertanggungjawabannya.Salah satu dokumen yang lazim diminta dalam rangka menjalankan fungsi kontrol publik adalah Salinan Pertanggungjawaban (SPJ).
Dalam upaya menjalankan fungsi kontrol sosial,awak media telah mengirimkan permohonan konfirmasi kepada Kepala Desa Roburan Dolok melalui aplikasi WhatsApp.Konfirmasi tersebut hanya meminta salinan SPJ sebagai bahan verifikasi terhadap penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2025.
Namun alih-alih memberikan dokumen yang diminta atau menjelaskan waktu penyerahannnya secara.
proporsional,Kepala Desa justru meminta waktu 14 hari untuk memenuhi permintaan tersebut.
Sikap tersebut menimbulkan tanda tanya.Pasalnya,permintaan media bukanlah meminta penyusunan laporan baru,melainkan hanya meminta salinan dokumen administrasi yang semestinya telah tersedia apabila pelaksanaan kegiatan dan pelaporan anggaran telah dilakukan sesuai ketentuan.
Kondisi itu memunculkan dugaan dan spekulasi di tengah masyarakat bahwa permintaan waktu selama dua pekan hanya merupakan bentuk penundaan terhadap penyampaian informasi publik.Dugaan tersebut tentu masih memerlukan pembuktian dan klarifikasi lebih lanjut dari pihak pemerintah desa.
Media menegaskan bahwa dugaan tersebut belum merupakan fakta yang terbukti.Pemberitaan ini disusun berdasarkan data penyaluran Dana Desa serta proses konfirmasi yang telah dilakukan kepada Kepala Desa.Pihak desa tetap memiliki hak untuk memberikan penjelasan,klarifikasi,maupun menunjukkan dokumen pertanggungjawaban kapan saja.
Sebagai badan publik yang mengelola uang negara,pemerintah desa memiliki kewajiban menjunjung tinggi asas transparansi,akuntabilitas dan keterbukaan informasi.Penyampaian dokumen pertanggungjawaban kepada pihak yang berhak meminta informasi merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan publik terhadap pengelolaan Dana Desa.
Apabila dalam waktu yang terlah diminta Kepala Desa tidak juga memberikan salinan SPJ mau pun penjelasan yang memadai,maka berbagai pertanyaan publik terkait pengelolaan Dana Desa Roburan Dolok diperkirakan akan semakin menguat.Masyarakat berharap seluruh penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka sehingga tidak menimbulkan dugaan penyalahgunaan anggaran atau pun laporan yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya
Jurnalis : KAPERWIL Sumut
Augustine Steven Sitorus,SE
Mandailing Natal,Kamis/20/08/2026
LUWU — Polres Luwu terus mendorong peningkatan literasi digital di kalangan generasi muda melalui edukasi pemanfaatan teknologi secara cerdas, aman dan bertanggung jawab.
Upaya tersebut diwujudkan melalui Program Edukasi Paham Artificial Intelligence (AI) yang digelar di Laboratorium Komputer SMK Negeri 2 Luwu, Kelurahan Tampumia Radda, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan dibuka oleh Kabag SDM Polres Luwu AKP Yosep Dendang. Dalam kesempatan tersebut, para siswa mendapatkan pemahaman mengenai perkembangan teknologi Artificial Intelligence sekaligus pentingnya menggunakan teknologi secara bijak di tengah pesatnya perkembangan dunia digital.
Selain materi terkait AI, peserta juga diberikan edukasi mengenai kejahatan siber atau cyber crime yang disampaikan oleh Briptu Hajar Aswad Aswad, S.H., M.H. Materi tersebut menjadi bagian penting untuk membekali para pelajar agar lebih waspada terhadap berbagai ancaman dan modus kejahatan di ruang digital.
Materi Paham AI kemudian disampaikan oleh Tim Trainer Paham AI Polres Luwu yang terdiri dari AKP Muhammad Ibnu Ronbani, S.Tr.K., S.I.K., IPTU Mochammad Ryan Kurniawan, S.Tr.K., Briptu Hajar Aswad Aswad, S.H., M.H., Bripda Andi Afriza Dwi Alga, S.P., serta Bripda Muhammad Arham.

Untuk membuat kegiatan lebih interaktif, para siswa juga mengikuti pretest dan post test guna mengukur pemahaman sebelum dan setelah menerima materi. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi cerita interaktif yang memberikan ruang kepada peserta untuk berdiskusi dan menyampaikan pemahaman maupun pengalaman mereka dalam menggunakan teknologi digital.
Kabag SDM Polres Luwu AKP Yosep Dendang mengatakan, edukasi AI menjadi langkah penting untuk memperkenalkan perkembangan teknologi kepada pelajar sekaligus membangun kesadaran agar teknologi digunakan untuk hal-hal yang positif dan produktif.
“Teknologi, termasuk Artificial Intelligence, harus dipahami dan dimanfaatkan secara bijak. Kami ingin para siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memiliki pemahaman mengenai manfaat, risiko serta pentingnya keamanan dalam penggunaannya,” ujarnya.
Ia menambahkan, edukasi tersebut diharapkan dapat membentuk generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, namun tetap memiliki kesadaran terhadap etika dan keamanan digital.
“Harapannya, pengetahuan yang diperoleh hari ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi bekal bagi para siswa menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat,” tambahnya.
Seluruh 53 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut juga mendapatkan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam Program Edukasi Paham Artificial Intelligence.
Melalui kegiatan ini, Polres Luwu menunjukkan komitmennya untuk hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mengambil peran dalam membangun generasi muda yang cakap, sadar dan bertanggung jawab dalam menghadapi era digital.
Kaperwil Sul-Sel
MCTI- TV GROUP.Jakarta— Tim Patroli Brimob Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur mengamankan dua pemuda yang diduga hendak tawuran di kawasan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur. Keduanya diamankan saat petugas melakukan patroli pada Kamis (20/8/2026) dini hari.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB di Jalan Bhineka, Kelurahan Lubang Buaya. Saat berpatroli, petugas mendapati sekelompok pemuda yang diduga hendak melakukan tawuran. Petugas kemudian melakukan pencegahan dan mengamankan dua orang beserta sejumlah barang bukti.
Dari lokasi, polisi menyita satu senjata tajam jenis celurit, tiga unit sepeda motor, dan tiga telepon seluler. Dua pemuda tersebut kemudian diserahkan ke Polsek Cipayung untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto, mengatakan patroli akan terus ditingkatkan untuk mencegah aksi tawuran dan tindak kriminalitas jalanan. “Kehadiran personel di lapangan merupakan langkah pencegahan agar potensi gangguan keamanan dapat segera diantisipasi sebelum berkembang dan meresahkan masyarakat,” ujarnya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengimbau para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak dan remaja, terutama pada malam hingga dini hari. Menurutnya, tawuran dan membawa senjata tajam bukan hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga dapat merugikan masyarakat luas.
“Kami mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya. Jangan biarkan anak-anak terlibat tawuran atau membawa senjata tajam. Mari bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kombes Budi.
Polri mengimbau para orang tua dan masyarakat untuk bersama-sama mengawasi aktivitas anak-anak dan remaja, terutama pada malam hingga dini hari. Masyarakat juga diminta tidak membawa senjata tajam atau terlibat dalam aksi tawuran karena dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Informasi dan bantuan kepolisian dapat disampaikan melalui layanan Polisi 110.
CYBER TRIBRATA INDONESIA
| LUWU — Menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak dini menjadi salah satu langkah penting dalam membangun budaya keselamatan di jalan. Hal tersebut terus dilakukan Satuan Lalu Lintas Polres Luwu melalui kegiatan edukasi Kamseltibcarlantas kepada anak-anak dan orang tua.
Kali ini, Satlantas Polres Luwu menggelar sosialisasi Kamseltibcarlantas di Gereja Toraja Jemaat Paccerakkang 2, Kecamatan Ponrang Selatan, Kabupaten Luwu, Rabu (19/8/2026) sore.
Diketahui kegiatan tersebut diikuti Pendeta Gereja Toraja Jemaat Paccerakkang 2, majelis gereja, dewan guru yayasan, serta anak-anak binaan PPA Paccerakkang 2 yang hadir bersama orang tua masing-masing.
Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas Polres Luwu memberikan edukasi mengenai etika berlalu lintas, sejumlah pelanggaran lalu lintas yang menjadi prioritas, serta pentingnya membangun kebiasaan aman dan tertib ketika berada di jalan.
KBO Satlantas Polres Luwu IPDA Muslimin mengatakan, edukasi kepada anak-anak sejak usia dini merupakan investasi penting untuk membentuk generasi yang memiliki kesadaran keselamatan berlalu lintas.

“Kami ingin anak-anak memahami bahwa keselamatan di jalan harus menjadi kebiasaan sejak dini. Apa yang mereka pelajari hari ini diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi bekal ketika mereka nantinya menjadi pengguna jalan,” ujarnya.
Ia juga mengajak para orang tua untuk menjadi contoh bagi anak-anak dalam menerapkan perilaku tertib berlalu lintas.
“Anak-anak belajar dari lingkungan terdekatnya. Karena itu, peran orang tua sangat penting untuk memberikan contoh, seperti menggunakan helm, mematuhi rambu-rambu, dan tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri maupun pengguna jalan lainnya,” tambah IPDA Muslimin.

Sementara itu, Kanit Turjawali Satlantas Polres Luwu IPDA Utari Hara Pratiwi, S.E. mengatakan, kegiatan tersebut dikemas secara komunikatif agar pesan keselamatan lalu lintas dapat diterima dengan mudah oleh anak-anak maupun orang tua.
“Kami berupaya menyampaikan edukasi dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami anak-anak. Harapannya, mereka tidak hanya mengetahui aturan lalu lintas, tetapi juga memahami mengapa keselamatan itu penting,” katanya.
Kasat Lantas Polres Luwu AKP H. Alwi, S.Pd., M.Si. menegaskan bahwa pembentukan budaya tertib berlalu lintas harus dimulai dari lingkungan keluarga.
“Keselamatan berlalu lintas tidak cukup hanya disampaikan melalui penindakan. Edukasi sejak dini dan keteladanan dari orang tua merupakan bagian penting dalam membentuk karakter anak agar kelak menjadi pengguna jalan yang disiplin dan bertanggung jawab,” ungkapnya.
Menurutnya, kehadiran orang tua dalam kegiatan tersebut menjadi nilai penting karena edukasi yang diterima anak dapat diteruskan dan dibiasakan di lingkungan keluarga.

Di tempat terpisah, Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si. menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan edukasi yang menyasar anak-anak dan keluarga.
“Membangun budaya keselamatan berlalu lintas harus dimulai sejak dini. Ketika anak-anak mendapatkan pemahaman yang baik dan orang tua memberikan teladan, kita sedang membangun generasi yang lebih disiplin dan peduli terhadap keselamatan di jalan,” tegas Kapolres.
Kapolres juga mendorong jajaran Satlantas untuk terus memperluas kegiatan edukasi yang menyentuh langsung keluarga dan generasi muda.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi sharing dan hearing. Anak-anak bersama orang tua diberikan ruang untuk berinteraksi dan menyampaikan berbagai pertanyaan maupun pengalaman terkait keselamatan berlalu lintas.
Melalui kegiatan tersebut, Satlantas Polres Luwu berharap pesan keselamatan tidak berhenti di lokasi sosialisasi, tetapi dapat dibawa pulang dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga anak-anak bersama keluarga dapat menjadi bagian dari pelopor keselamatan berlalu lintas di Kabupaten Luwu.
Nasrullah Kaperwil Sul-Sel