MCTI-TV Bekasi — Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, dalam rangka kegiatan malam Jumat, tokoh masyarakat, para relawan, serta jajaran pendukung H.A. Saepuloh menghadiri kegiatan pengajian dan tawasulan yang berlangsung di kediaman pasangan calon Rulrah H.A. Saepuloh.

Dalam kegiatan tersebut, turut disampaikan visi dan misi untuk kemajuan Desa Cijengkol ke depan. H.A. Saepuloh menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan dan pelayanan masyarakat Desa Cijengkol apabila kembali dipercaya memimpin untuk periode berikutnya pada tahun 2026.

Dengan semangat “Lanjutkan Dua Periode”, H.A. Saepuloh berharap Desa Cijengkol semakin makmur, masyarakat semakin senang, serta pembangunan desa terus maju dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.
Desa Cijengkol Makmur, Masyarakat Senang
Desa Cijengkol Maju, Sejahtera.

TIHSNA MEMET

MCTI-TV-GROUP-padaKamis20/08/2026) Mandailing Natal,Sumut-Pengelolaan Dana Desa Roburan Dolok,Kecamatan Penyabungan Selatan,Kabupaten Mandailing Natal,Sumatera Utara,Tahun Anggaran 2025 menjadi sorotan setelah muncul pertanyaan mengenai Keterbukaan penggunaan anggaran desa.Berdasarkan data penyaluran Dana Desa sebesar Rp.749.840.000,dengan realisasi penyaluran mencapai Rp.557.681.600.

Pada tahap penyaluran,desa telah menerima Tahap I sebesar Rp.385.851.200 (69,19%) dan Tahap II sebesar Rp.171.830.400 (30,81%),sedangkan Tahap III belum disalurkan.Sejumlah kegiatan telah dianggarkan menggunakan Dana Desa tersebut dan semestinya dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Berdasarkan rincian penggunaan anggaran Dana Desa dialokasikan antara lain untuk penyelenggaraan PAUD/TK/TPA/TPQ sebesarnya Rp.28.800.000,Pos Kesehatan Desa (PKD)/Polindes Rp.9.300.000,pembangunan sumber air bersih Rp.18.735.000,pembangunan jalan lingkungan Rp.21.305.000,pembangunan jalan usaha tani Rp.102.041.000,pengelolaan lingkungan hidup Rp.23.930.000,pelatihan manajemen koperasi /KUD/UMKM Rp.5.000.000,keadaan mendesak Rp.20.000.000,keadaan mendesak Rp.55.800.000,serta pelatihan,penyuluhan,dan sosialisasi bidang hukum serta perlindungan masyarakat sebesar Rp.35.192.000.

Besarnya anggaran yang telah digelontorkan dari APBN tersebut membuat masyarakat berhak mengetahui sejauh mana realisasi pekerjaan di lapangan beserta dokumen pertanggungjawabannya.Salah satu dokumen yang lazim diminta dalam rangka menjalankan fungsi kontrol publik adalah Salinan Pertanggungjawaban (SPJ).

Dalam upaya menjalankan fungsi kontrol sosial,awak media telah mengirimkan permohonan konfirmasi kepada Kepala Desa Roburan Dolok melalui aplikasi WhatsApp.Konfirmasi tersebut hanya meminta salinan SPJ sebagai bahan verifikasi terhadap penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2025.

Namun alih-alih memberikan dokumen yang diminta atau menjelaskan waktu penyerahannnya secara.

proporsional,Kepala Desa justru meminta waktu 14 hari untuk memenuhi permintaan tersebut.

Sikap tersebut menimbulkan tanda tanya.Pasalnya,permintaan media bukanlah meminta penyusunan laporan baru,melainkan hanya meminta salinan dokumen administrasi yang semestinya telah tersedia apabila pelaksanaan kegiatan dan pelaporan anggaran telah dilakukan sesuai ketentuan.

Kondisi itu memunculkan dugaan dan spekulasi di tengah masyarakat bahwa permintaan waktu selama dua pekan hanya merupakan bentuk penundaan terhadap penyampaian informasi publik.Dugaan tersebut tentu masih memerlukan pembuktian dan klarifikasi lebih lanjut dari pihak pemerintah desa.

Media menegaskan bahwa dugaan tersebut belum merupakan fakta yang terbukti.Pemberitaan ini disusun berdasarkan data penyaluran Dana Desa serta proses konfirmasi yang telah dilakukan kepada Kepala Desa.Pihak desa tetap memiliki hak untuk memberikan penjelasan,klarifikasi,maupun menunjukkan dokumen pertanggungjawaban kapan saja.

Sebagai badan publik yang mengelola uang negara,pemerintah desa memiliki kewajiban menjunjung tinggi asas transparansi,akuntabilitas dan keterbukaan informasi.Penyampaian dokumen pertanggungjawaban kepada pihak yang berhak meminta informasi merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan publik terhadap pengelolaan Dana Desa.

Apabila dalam waktu yang terlah diminta Kepala Desa tidak juga memberikan salinan SPJ mau pun penjelasan yang memadai,maka berbagai pertanyaan publik terkait pengelolaan Dana Desa Roburan Dolok diperkirakan akan semakin menguat.Masyarakat berharap seluruh penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka sehingga tidak menimbulkan dugaan penyalahgunaan anggaran atau pun laporan yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya

Jurnalis : KAPERWIL Sumut

Augustine Steven Sitorus,SE
Mandailing Natal,Kamis/20/08/2026

LUWU — Polres Luwu terus mendorong peningkatan literasi digital di kalangan generasi muda melalui edukasi pemanfaatan teknologi secara cerdas, aman dan bertanggung jawab.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Program Edukasi Paham Artificial Intelligence (AI) yang digelar di Laboratorium Komputer SMK Negeri 2 Luwu, Kelurahan Tampumia Radda, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan dibuka oleh Kabag SDM Polres Luwu AKP Yosep Dendang. Dalam kesempatan tersebut, para siswa mendapatkan pemahaman mengenai perkembangan teknologi Artificial Intelligence sekaligus pentingnya menggunakan teknologi secara bijak di tengah pesatnya perkembangan dunia digital.

Selain materi terkait AI, peserta juga diberikan edukasi mengenai kejahatan siber atau cyber crime yang disampaikan oleh Briptu Hajar Aswad Aswad, S.H., M.H. Materi tersebut menjadi bagian penting untuk membekali para pelajar agar lebih waspada terhadap berbagai ancaman dan modus kejahatan di ruang digital.

Materi Paham AI kemudian disampaikan oleh Tim Trainer Paham AI Polres Luwu yang terdiri dari AKP Muhammad Ibnu Ronbani, S.Tr.K., S.I.K., IPTU Mochammad Ryan Kurniawan, S.Tr.K., Briptu Hajar Aswad Aswad, S.H., M.H., Bripda Andi Afriza Dwi Alga, S.P., serta Bripda Muhammad Arham.

Untuk membuat kegiatan lebih interaktif, para siswa juga mengikuti pretest dan post test guna mengukur pemahaman sebelum dan setelah menerima materi. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi cerita interaktif yang memberikan ruang kepada peserta untuk berdiskusi dan menyampaikan pemahaman maupun pengalaman mereka dalam menggunakan teknologi digital.

Kabag SDM Polres Luwu AKP Yosep Dendang mengatakan, edukasi AI menjadi langkah penting untuk memperkenalkan perkembangan teknologi kepada pelajar sekaligus membangun kesadaran agar teknologi digunakan untuk hal-hal yang positif dan produktif.

“Teknologi, termasuk Artificial Intelligence, harus dipahami dan dimanfaatkan secara bijak. Kami ingin para siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memiliki pemahaman mengenai manfaat, risiko serta pentingnya keamanan dalam penggunaannya,” ujarnya.

Ia menambahkan, edukasi tersebut diharapkan dapat membentuk generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, namun tetap memiliki kesadaran terhadap etika dan keamanan digital.

“Harapannya, pengetahuan yang diperoleh hari ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi bekal bagi para siswa menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat,” tambahnya.

Seluruh 53 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut juga mendapatkan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam Program Edukasi Paham Artificial Intelligence.

Melalui kegiatan ini, Polres Luwu menunjukkan komitmennya untuk hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mengambil peran dalam membangun generasi muda yang cakap, sadar dan bertanggung jawab dalam menghadapi era digital.

Kaperwil Sul-Sel

MCTI- TV GROUP.Jakarta— Tim Patroli Brimob Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur mengamankan dua pemuda yang diduga hendak tawuran di kawasan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur. Keduanya diamankan saat petugas melakukan patroli pada Kamis (20/8/2026) dini hari.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB di Jalan Bhineka, Kelurahan Lubang Buaya. Saat berpatroli, petugas mendapati sekelompok pemuda yang diduga hendak melakukan tawuran. Petugas kemudian melakukan pencegahan dan mengamankan dua orang beserta sejumlah barang bukti.

Dari lokasi, polisi menyita satu senjata tajam jenis celurit, tiga unit sepeda motor, dan tiga telepon seluler. Dua pemuda tersebut kemudian diserahkan ke Polsek Cipayung untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto, mengatakan patroli akan terus ditingkatkan untuk mencegah aksi tawuran dan tindak kriminalitas jalanan. “Kehadiran personel di lapangan merupakan langkah pencegahan agar potensi gangguan keamanan dapat segera diantisipasi sebelum berkembang dan meresahkan masyarakat,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengimbau para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak dan remaja, terutama pada malam hingga dini hari. Menurutnya, tawuran dan membawa senjata tajam bukan hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga dapat merugikan masyarakat luas.

“Kami mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya. Jangan biarkan anak-anak terlibat tawuran atau membawa senjata tajam. Mari bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kombes Budi.

Polri mengimbau para orang tua dan masyarakat untuk bersama-sama mengawasi aktivitas anak-anak dan remaja, terutama pada malam hingga dini hari. Masyarakat juga diminta tidak membawa senjata tajam atau terlibat dalam aksi tawuran karena dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Informasi dan bantuan kepolisian dapat disampaikan melalui layanan Polisi 110.

CYBER TRIBRATA INDONESIA

| LUWU — Menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak dini menjadi salah satu langkah penting dalam membangun budaya keselamatan di jalan. Hal tersebut terus dilakukan Satuan Lalu Lintas Polres Luwu melalui kegiatan edukasi Kamseltibcarlantas kepada anak-anak dan orang tua.

Kali ini, Satlantas Polres Luwu menggelar sosialisasi Kamseltibcarlantas di Gereja Toraja Jemaat Paccerakkang 2, Kecamatan Ponrang Selatan, Kabupaten Luwu, Rabu (19/8/2026) sore.

Diketahui kegiatan tersebut diikuti Pendeta Gereja Toraja Jemaat Paccerakkang 2, majelis gereja, dewan guru yayasan, serta anak-anak binaan PPA Paccerakkang 2 yang hadir bersama orang tua masing-masing.

Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas Polres Luwu memberikan edukasi mengenai etika berlalu lintas, sejumlah pelanggaran lalu lintas yang menjadi prioritas, serta pentingnya membangun kebiasaan aman dan tertib ketika berada di jalan.

KBO Satlantas Polres Luwu IPDA Muslimin mengatakan, edukasi kepada anak-anak sejak usia dini merupakan investasi penting untuk membentuk generasi yang memiliki kesadaran keselamatan berlalu lintas.

“Kami ingin anak-anak memahami bahwa keselamatan di jalan harus menjadi kebiasaan sejak dini. Apa yang mereka pelajari hari ini diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi bekal ketika mereka nantinya menjadi pengguna jalan,” ujarnya.

Ia juga mengajak para orang tua untuk menjadi contoh bagi anak-anak dalam menerapkan perilaku tertib berlalu lintas.

“Anak-anak belajar dari lingkungan terdekatnya. Karena itu, peran orang tua sangat penting untuk memberikan contoh, seperti menggunakan helm, mematuhi rambu-rambu, dan tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri maupun pengguna jalan lainnya,” tambah IPDA Muslimin.

Sementara itu, Kanit Turjawali Satlantas Polres Luwu IPDA Utari Hara Pratiwi, S.E. mengatakan, kegiatan tersebut dikemas secara komunikatif agar pesan keselamatan lalu lintas dapat diterima dengan mudah oleh anak-anak maupun orang tua.

“Kami berupaya menyampaikan edukasi dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami anak-anak. Harapannya, mereka tidak hanya mengetahui aturan lalu lintas, tetapi juga memahami mengapa keselamatan itu penting,” katanya.

Kasat Lantas Polres Luwu AKP H. Alwi, S.Pd., M.Si. menegaskan bahwa pembentukan budaya tertib berlalu lintas harus dimulai dari lingkungan keluarga.

“Keselamatan berlalu lintas tidak cukup hanya disampaikan melalui penindakan. Edukasi sejak dini dan keteladanan dari orang tua merupakan bagian penting dalam membentuk karakter anak agar kelak menjadi pengguna jalan yang disiplin dan bertanggung jawab,” ungkapnya.

Menurutnya, kehadiran orang tua dalam kegiatan tersebut menjadi nilai penting karena edukasi yang diterima anak dapat diteruskan dan dibiasakan di lingkungan keluarga.

Di tempat terpisah, Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si. menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan edukasi yang menyasar anak-anak dan keluarga.

“Membangun budaya keselamatan berlalu lintas harus dimulai sejak dini. Ketika anak-anak mendapatkan pemahaman yang baik dan orang tua memberikan teladan, kita sedang membangun generasi yang lebih disiplin dan peduli terhadap keselamatan di jalan,” tegas Kapolres.

Kapolres juga mendorong jajaran Satlantas untuk terus memperluas kegiatan edukasi yang menyentuh langsung keluarga dan generasi muda.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi sharing dan hearing. Anak-anak bersama orang tua diberikan ruang untuk berinteraksi dan menyampaikan berbagai pertanyaan maupun pengalaman terkait keselamatan berlalu lintas.

Melalui kegiatan tersebut, Satlantas Polres Luwu berharap pesan keselamatan tidak berhenti di lokasi sosialisasi, tetapi dapat dibawa pulang dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga anak-anak bersama keluarga dapat menjadi bagian dari pelopor keselamatan berlalu lintas di Kabupaten Luwu.

Nasrullah Kaperwil Sul-Sel

MCTI-TV GROUP _LUWU — Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74, Bhayangkari Cabang Luwu menggelar kegiatan bakti sosial dengan berbagi paket sembako kepada para penyapu jalan yang beraktivitas di sekitar Mapolres Luwu, Rabu (19/8/2026)

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Bhayangkari Cabang Luwu, Ny. Peppy Andrias, bersama pengurus Cabang Bhayangkari Luwu. Kehadiran mereka menjadi bentuk kepedulian dan perhatian Bhayangkari terhadap masyarakat, khususnya para pekerja yang setiap hari turut menjaga kebersihan lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, Ny. Peppy Andrias bersama pengurus menyerahkan paket sembako secara langsung kepada para penyapu jalan. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan tampak dalam kegiatan tersebut, di mana para penerima bantuan menyambut dengan antusias dan rasa syukur.

Ketua Bhayangkari Cabang Luwu, Ny. Peppy Andrias, menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HKGB sekaligus wujud nyata kepedulian Bhayangkari kepada masyarakat.

“Bantuan ini mungkin tidak seberapa, tetapi kami berharap dapat memberikan manfaat dan sedikit membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Semoga apa yang kami lakukan dapat menjadi bentuk perhatian dan apresiasi kepada para penyapu jalan yang telah bekerja menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Menurutnya, semangat HKGB tidak hanya dimaknai sebagai momentum peringatan organisasi, tetapi juga sebagai kesempatan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan sosial dan kepedulian terhadap sesama.

Kegiatan bakti sosial tersebut berlangsung dengan penuh kehangatan. Bhayangkari Cabang Luwu berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menumbuhkan semangat berbagi, kepedulian sosial, serta mempererat kedekatan keluarga besar Polri dengan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Bhayangkari Cabang Luwu menunjukkan bahwa semangat pengabdian dan kepedulian dapat diwujudkan melalui langkah sederhana, namun memberikan makna bagi masyarakat yang menerimanya.

Nasrullah Kaperwil Sul-Sel

MCTI-TV GROUP _LUWU — Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si., bersama jajaran pejabat utama Polres Luwu melaksanakan kunjungan silaturahmi bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh pemuda se-Kecamatan Walenrang dan Lamasi, Selasa (18/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di kediaman Wakil Bupati Luwu, Bukit Indah Walmas, tersebut menjadi momentum memperkuat komunikasi dan sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Luwu.

Wakil Bupati Luwu Muh. Dhevy Bijak Pawindu, S.H., menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menilai silaturahmi secara langsung antara jajaran kepolisian dengan pemerintah dan masyarakat di wilayah Walenrang-Lamasi penting dilakukan untuk memperkuat koordinasi sekaligus mendengarkan secara langsung berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.

“Ini merupakan silaturahmi yang sangat baik. Apa yang menjadi persoalan di masyarakat dapat kita bicarakan bersama dan dicarikan solusi. Pemerintah daerah tentu sangat mengapresiasi langkah Kapolres Luwu yang hadir langsung bertemu dengan pemerintah kecamatan, desa, dan masyarakat,” ujar Wakil Bupati Luwu.

Menurutnya, pembahasan mengenai kondisi sosial dan potensi konflik di wilayah Walenrang-Lamasi sebelumnya juga telah disampaikan dalam kunjungan Kapolres Luwu ke ruang kerja Wakil Bupati Luwu. Dalam pertemuan tersebut, keduanya telah membicarakan rencana Kapolres untuk turun langsung ke wilayah Walenrang guna melihat kondisi sekaligus membahas berbagai persoalan sosial yang berkembang di daerah tersebut.

“Kami sebelumnya sudah membahas hal ini saat Bapak Kapolres berkunjung ke ruang kerja saya. Salah satu yang kami bicarakan adalah bagaimana kita bersama-sama melihat kondisi di Walenrang dan Lamasi, terutama terkait potensi konflik sosial. Karena itu, kami sangat mengapresiasi kunjungan ini,” tambahnya.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah kepala desa dan perwakilan pemerintah kecamatan menyampaikan apresiasi terhadap kinerja personel Polsek Walenrang dan Polsek Lamasi dalam memberikan pelayanan serta menjaga situasi kamtibmas. Namun, keterbatasan jumlah personel menjadi salah satu perhatian yang disampaikan kepada Kapolres Luwu.

Kebutuhan penambahan personel di Polsek Walenrang dan Polsek Lamasi menjadi salah satu pembahasan yang cukup menonjol. Para kepala desa berharap dukungan personel dapat ditingkatkan sehingga pelayanan kepolisian kepada masyarakat, khususnya di wilayah yang cukup luas, dapat berjalan lebih optimal.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Luwu menjelaskan bahwa keterbatasan personel merupakan kondisi yang telah menjadi perhatian sejak dirinya pertama kali menjabat sebagai Kapolres Luwu.

“Saat pertama kali saya tiba di Luwu, saya sudah mengetahui bahwa kondisi personel kita memang masih sangat kurang. Untuk itu, saya sudah menyampaikan dan mengajukan kebutuhan penambahan personel, baik secara administratif maupun secara lisan kepada pimpinan di tingkat Polda,” ujar Kapolres Luwu.

Menurutnya, pemenuhan kebutuhan personel merupakan bagian dari proses organisasi yang harus disesuaikan dengan kebijakan dan kebutuhan personel secara keseluruhan. Meski demikian, Polres Luwu tetap berkomitmen mengoptimalkan kekuatan yang ada agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal.

“Yang bisa kita lakukan saat ini adalah mengoptimalkan personel yang ada. Saya juga terus berkomunikasi dengan pimpinan terkait kebutuhan personel ini. Mudah-mudahan ke depan dapat terpenuhi secara bertahap sesuai kebutuhan dan kebijakan organisasi,” jelasnya.

Selain persoalan personel, forum silaturahmi juga membahas pentingnya penyelesaian persoalan di tengah masyarakat secara proporsional dan mengedepankan pendekatan restorative justice.

Kapolres Luwu menjelaskan bahwa restorative justice merupakan salah satu pendekatan dalam penanganan perkara tertentu dengan mengedepankan pemulihan keadaan, kepentingan korban, tanggung jawab pelaku, serta perdamaian, sepanjang memenuhi persyaratan dan ketentuan hukum yang berlaku.

“Tidak semua persoalan harus berakhir dengan pemidanaan. Dalam perkara tertentu, apabila memenuhi persyaratan, kita dapat mengedepankan restorative justice. Namun tentunya seluruh proses tetap harus sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku,” terang AKBP Andrias.

Pembahasan lainnya turut menyoroti persoalan kenakalan dan perkelahian antarpelajar yang dinilai dapat menjadi pemicu munculnya konflik di masyarakat. Untuk itu, diperlukan keterlibatan bersama antara kepolisian, pemerintah, pihak sekolah, orang tua, serta masyarakat dalam melakukan pencegahan dan pembinaan terhadap para pelajar.

Kapolres Luwu menegaskan bahwa menjaga kamtibmas bukan hanya menjadi tugas kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.

“Kami ingin membangun komunikasi yang terbuka dengan pemerintah dan masyarakat. Setiap persoalan yang ada di wilayah kita mari kita komunikasikan dan cari solusi bersama. Polres Luwu akan terus hadir memberikan pelayanan dan menjaga keamanan masyarakat,” tegasnya.

Wakil Bupati Luwu Muh. Dhevy Bijak Pawindu, S.H., menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap sinergitas antara pemerintah daerah dan Polres Luwu terus diperkuat, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan serta menyelesaikan berbagai persoalan sosial yang berkembang di masyarakat.

Kegiatan silaturahmi tersebut turut dihadiri Kasat Binmas Polres Luwu AKP Petrus Sandalle, S.AN., Kasat Intelkam Polres Luwu AKP Sumarre Usman, R., S.H., Kapolsek Walenrang AKP Abdul Azis, S.H., Kapolsek Lamasi AKP Kawaru, serta Kasatpol PP Kabupaten Luwu Andi Ibrahim Sikki, S.STP.

Nasrullah Kaperwil Sul-Sel

MCTI-TV GROUP,_BEKASI — Wujud kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan jajaran Polsek Setu, Polres Metro Bekasi. Kapolsek Setu AKP Usep Aramsyah, SH., MH. bersama personel melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pemberian bantuan sembako kepada warga kurang mampu di Kampung Cisaat RT 01/RW 02, Desa Kerta Rahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Selasa (18/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Setu didampingi Kanit Binmas IPTU Budiawan, Bhabinkamtibmas Desa Kerta Rahayu Aipda Mahendra, Bripka Miftahudin dan Bripka Yunus.

Bantuan diberikan secara langsung kepada warga yang membutuhkan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Polri terhadap kondisi sosial masyarakat.

Kapolsek Setu mengatakan, kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bagian dari upaya Polri untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang semakin baik dengan masyarakat.

Kehadiran personel di tengah warga diharapkan dapat memberikan manfaat serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Bantuan sembako tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga penerima.

(Adi Chintya) Rizky

MCTI-TV GROUP _BEKASI — Polsek Setu Polres Metro Bekasi bersama berbagai unsur potensi masyarakat menggelar Apel Malam yang dilanjutkan dengan Konsolidasi Sabuk Kamtibmas Jaga Jakarta Jaga Bekasi On The Spot, Senin (17/8/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Mapolsek Setu, Jalan Letjen R. Suprapto No. 03, Desa Cijengkol, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, dipimpin Kapolsek Setu AKP Usep Aramsyah, S.H., M.H. Sebanyak 31 personel turut terlibat, terdiri dari 12 personel Polsek Setu dan 19 personel Potmas Kecamatan Setu.

Unsur Potmas yang hadir meliputi SENKOM, FKPPI, POKDAR serta komunitas OJOL. Kegiatan tersebut juga didampingi Kanit Intel Polsek Setu IPTU Erry Sasongko.

Dalam arahannya, IPTU Erry Sasongko mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergitas dengan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Setu. Menurutnya, terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif merupakan tanggung jawab bersama.

Masyarakat juga diimbau meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan.

Upaya pencegahan terhadap tawuran, penyalahgunaan narkoba, peredaran minuman keras, perjudian dan tindak kriminal lainnya turut menjadi perhatian dalam konsolidasi tersebut.

Selain itu, seluruh peserta diingatkan agar tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong, isu maupun ujaran kebencian yang dapat memecah persatuan.

Komunikasi, musyawarah dan semangat persaudaraan diharapkan menjadi langkah utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan konsolidasi dan koordinasi personel guna meningkatkan kesiapsiagaan serta memperkuat sinergi Polri dengan potensi masyarakat.

Kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif. Seluruh peserta menunjukkan komitmen untuk bersama-sama menjaga keamanan, persatuan dan kenyamanan masyarakat di wilayah hukum Polsek Setu.

MCTI-TV-GRUOP-Sibolga,Sumut-Transparansi pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 2025 di SMP Negeri 1 Sibolga menjadi sorotan tajam.Sekolah yang di pimpin Kepala Sekolah Siti Zubaidah Siregar di duga tidak menunjukkan sikap terbuka terhadap penggunaan anggaran negara setelah memilih bungkam saat dikonfirmasi awak media terkait rincian realisasi Dana BOS yang nilainya mencapai Rp.1.142.400.000.

Berdasarkan data yang di himpun,sekolah tersebut menerima Dana BOS Tahap I sebesar Rp.517.200.000.Anggaran itu tersebar pada sejumlah pos strategis,diantaranya pengembangan perpustakaan lebih dari Rp.341 juta,administrasi sekolah lebih dari Rp.198 juta,pemeliharan sarana prasarana,pengembangan profesi guru,langganan daya dan jasa,hingga pembayaran honor.

Besarnya anggaran yang di kelola seharusnya diikuti dengan keterbukaan informasi kepada publik.Namun fakta di lapangan justru sebaliknya.Surat konfirmasi resmi yang dikirimkan awak media langsung ke nomor whatsApp Kepala Sekolah berisi penggunaan anggaran tidak memperoleh jawaban sama sekali.

Dalam surat tersebut,awak media meminta penjelasan disertai dokumen pendukung mengenai pengadaan buku perpustakaan,rak dan pojok baca,Berita Acara Serah Terima (BAST),inventaris barang,rincian belanja kegiatan pembelajaran,pelaksanaan asesmen,administrasi sekolah,pelatihan guru,pembayaran listrik,internet dan jasa lainnya,pemeliharaan sarana prasana,pengadaan alat multimedia pembelajaran,hingga pembayaran honor beserta SK penugasan dan bukti penerimaan.

Alih-alih memberikan klarifikasi,pihak sekolah memilih diam,sikap tersebut justru memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat.Mengapa penggunaan uang negara yang seharusnya dapat dipertanggungjawabkan justru tidak dijelaskan ? Apa yang sebenarnya di sembunyikan ?

Bungkamnya pihak sekolah membuat dugaan adanya laporan yang tidak didukung bukti administrasi yang memadai maupun dugaan penyimpangan penggunaan anggaran semakin menguat di mata publik.Meski demikian,dugaan tersebut belum merupakan fakta dan memerlukan pembuktian melalui pemeriksaan oleh aparat penegak hukum maupun lembaga pengawas yang berwenang.

Pengelolaan Dana BOS bukanlah wilayah yang tertutup dari pengawas publik.Setiap rupiah yang di belanjakan wajib dapat di pertanggungjawabkan melalui dokumen administrasi,bukti transaksi,pencatatan inventaris,serta realisasi kegiatan yang benar-benar dilaksanakan.Apabila seluruh penggunaan anggaran telah sesuai aturan,semestinya tidak ada alasan untuk menghindari konfirmasi media.

Sikap diam terhadap permintaan klarifikasi bukan hanya berpotensi menimbulkan spekulasi,tetapi juga dapat menggerus kepercayaan masyarkat terhadap tata kelola keuangan di lingkungan pendidikan.Transparansi adalah kewajiban moral sekaligus bentuk pertanggungjawaban atas penggunaan dana yang bersumber dari APBN.

Awak media tetap memberikan ruang seluas-luasnya kepada Kepala SMP Negeri 1 Sibolga untuk menggunakan hak jawab dan hak klarifikasi.Namun apabila hingga batas waktu yang wajar tidak ada penjelasan maupun dokumen pendukung yang disampaikan,maka rangkaian data yang telah dihimpun akan menjadi bagian dari pemberitaan lanjutan dan dapat diteruskan kepada lembaga pengawas maupun aparat penegak hukum sebagai bahan informasi awal untuk dilakukan pendalaman sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Penulis Berita : KAPERWIL Sumatera Utara
AUGUSTINE STEVEN SITORUS,SE
Sibolga,Selasa 18/08/2026

WA 1: 085821299762 WA 2: 085183189279